Menu

Mode Gelap
Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

Advertorial · 29 Nov 2021 21:51 WITA

Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android


 Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android Perbesar

Kutai Timur – Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Layanan Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengawasan terhadap lingkungan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim), melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, meluncurkan sistem layanan pengaduan berbasis Android.

Diutarakan oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kutim, Armin Nazar, aplikasi dengan nama SIPEDULI (Sistem Pengaduan Dampak Lingkungan), dibuat sebagai bentuk upaya mengoptimalkan penanganan pengaduan masyarakat terkait lingkungan.

Launching dan sosialisasi aplikasi SIPEDULI, Ruang Rapat Kalpataru, DLH Kutai Timur. (foto:Istimewa)
“Partisipasi masyarakat dalam pengawasan terhadap lingkungan hidup sangat dibutuhkan,” paparnya saat memimpin kegiatan launching dan sosialisasi aplikasi SIPEDULI, di ruang rapat Kalpataru DLH Kutai Timur.

“Untuk itu DLH Kutai Timur membuat sistem pengaduan dampak lingkungan, yang disingkat SIPEDULI,” imbuh Armin.

Diharapkannya, dengan adanya aplikasi SIPEDULI ini, masyarakat bisa lebih mudah dalam menyampaikan aduan terkait dampak lingkungan. Baik dari aktifitas ataupun permasalahan lain yang berdampak langsung terhadap lingkungan hidup. Selain itu, dengan adanya SIPEDULI, maka pengaduan akan lebih efektif dan efisien, dari segi waktu maupun biaya.

Dalam giat tersebut, bertindak sebagai narasumber adalah Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Agus Salim HM.

Dalam kesempatan yang sama, Agus menjelaskan, dibentuknya aplikasi SIPEDULI ini, tentunya agar bisa menumbuhkan rasa peduli masyarakat terhadap lingkungan dan turut berperan aktif dalam pengawasan lingkungan.

Dirinya meyakini, dengan timbulnya partisipasi masyarakat, akan meningkatkan pengawasan akan dampak lingkungan, baik dari masyarakat sendiri, maupun pemerintah.

“Aplikasi ini disebut SIPEDULI karena merupakan keinginan DLH Kutai Timur, agar masyarakat ikut peduli terhadap dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitarnya,” ucap Agus.

Agus pun berharap, dengan adanya aplikasi SIPEDULI ini, akan membantu meningkatkan kinerja DLH Kutai Timur dalam menindaklanjuti permasalahan yang ada. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim

30 November 2021 - 10:43 WITA

Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey

29 November 2021 - 23:28 WITA

Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih

29 November 2021 - 22:00 WITA

Tes SKB CPNS 2021 Resmi Dibuka

24 November 2021 - 15:17 WITA

Bangun Pariwisata di Kutim, Ardiansyah Berharap Ada Investor yang Tertarik

24 November 2021 - 14:44 WITA

APBD Kutim 2022 Diperkirakan Mencapai Rp.2.9 Triliun

24 November 2021 - 14:20 WITA

Trending di Advertorial