Menu

Mode Gelap
Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK Berangkatkan 83 Calhaj, Ardiansyah Doakan Jadi Haji Yang Mabrur

Advertorial · 30 Jun 2022 16:04 WITA

DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK


 DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK Perbesar

Kaltimterkini.com, SANGATTA – Dinas Lingkungn Hidup Kutai Timur (DLH Kutim) menggelar Lokakarya Latihan (Lokalatih) Pelaporan Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Aksi Mitigasi Penurunan GRK tahun 2022 yang bekerjasama dengan The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Jerman perwakilan Samarinda sebagai wujud nyata dalam upaya aksi penurunan emisi gas rumah kaca, di salah satu Hotel di Sangatta pada Rabu,(29/6/2022).

Kegiatan yang ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah(OPD), sektor Swasta, Pertambangan, Perusahaan Perkebunan serta Koperasi bertujuan untuk mengetahui status emisi GRK suatu wilayah apakah naik atau turun, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam penentuan aksi adaptasi & mitigasi perubahan iklim agar perencanaan kegiatan dan program menjadi lebih baik serta terarah.

Rinda Ariyani selaku Pejabat Fungsional Pengendali Dampak lingkungan DLH Kutim

“Data tersebut akan di jadikan bahan bahan laporan Kabupaten ke Provinsi, terkait faktor apa saja yang mempengaruhi GRK, “ ujar Rinda Ariyani selaku Pejabat Fungsional Pengendali Dampak lingkungan DLH Kutim.

Penurunan Emisi GRK, sambung Rinda merupakan salah satu program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) 2021-2026 Kabupaten Kutim, dan tertuang dalam Visi Misi Pemerintah Daerah yakni misi kelima, mewujudkan sinergitas pengembangan wilayah dan integrasi pembangunan yang berwawasan lingkungan.

“Diharapkan dengan adanya lokakarya ini, kita mampu menginventarisasi dan mengidentifikasi emisi gas rumah kaca. Serta menganalisis dampak aksi mitigasi yang ada,” terangnya.

Ditempat yang sama perwakilan dari GIZ Samarinda, Chaidir Adlan mengatakan, penurunan emisi GRK tidak hanya menjadi tugas DLH semata, namun menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk pihak swasta.
“Tentu outputnya kami ingin mensupport laporan terkait emisi GRK dari DLH, sehingga target penurunan rendah karbon dengan indikator yang di tentukan bisa tercapai,” ujarnya. (Kt-tj)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

Baca Lainnya

380 Siswa SMKN 2 Dilepas Wabup Ikuti Orientasi dan Pembekalan di Mako Lanal Sangatta

19 Juli 2022 - 16:19 WITA

Seskab Rizali Hadi : Disiplin Menjadi Tolak Ukur Bagi seluruh ASN di Kutim

7 Juli 2022 - 23:21 WITA

Kutim Targetkan Penurunan Angka Stunting sesuai Arahan Nasional

7 Juli 2022 - 23:18 WITA

Kutim Masih Butuh Tenaga Honorer, Karena Terbatasnya Formasi ASN

7 Juli 2022 - 23:15 WITA

Pemkab Gelar Rakor Kepegawaian, Begini Pesan Bupati Kutim

6 Juli 2022 - 13:42 WITA

Ini Pesan Wabup kepada Duta Budaya Kutim 2022

6 Juli 2022 - 12:39 WITA

Trending di Advertorial