DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

- Redaksi

Kamis, 30 Juni 2022 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kaltimterkini.com, SANGATTA – Dinas Lingkungn Hidup Kutai Timur (DLH Kutim) menggelar Lokakarya Latihan (Lokalatih) Pelaporan Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan Aksi Mitigasi Penurunan GRK tahun 2022 yang bekerjasama dengan The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Jerman perwakilan Samarinda sebagai wujud nyata dalam upaya aksi penurunan emisi gas rumah kaca, di salah satu Hotel di Sangatta pada Rabu,(29/6/2022).

Kegiatan yang ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah(OPD), sektor Swasta, Pertambangan, Perusahaan Perkebunan serta Koperasi bertujuan untuk mengetahui status emisi GRK suatu wilayah apakah naik atau turun, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam penentuan aksi adaptasi & mitigasi perubahan iklim agar perencanaan kegiatan dan program menjadi lebih baik serta terarah.

Baca Juga :   Rizali Hadi : TK2D menjadi Tanggung Jawab Pemerintah Daerah
Rinda Ariyani selaku Pejabat Fungsional Pengendali Dampak lingkungan DLH Kutim

“Data tersebut akan di jadikan bahan bahan laporan Kabupaten ke Provinsi, terkait faktor apa saja yang mempengaruhi GRK, “ ujar Rinda Ariyani selaku Pejabat Fungsional Pengendali Dampak lingkungan DLH Kutim.

Penurunan Emisi GRK, sambung Rinda merupakan salah satu program yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) 2021-2026 Kabupaten Kutim, dan tertuang dalam Visi Misi Pemerintah Daerah yakni misi kelima, mewujudkan sinergitas pengembangan wilayah dan integrasi pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Baca Juga :   Dinsos Kutim akan Gelar Sosialisai NAPZA

“Diharapkan dengan adanya lokakarya ini, kita mampu menginventarisasi dan mengidentifikasi emisi gas rumah kaca. Serta menganalisis dampak aksi mitigasi yang ada,” terangnya.

Ditempat yang sama perwakilan dari GIZ Samarinda, Chaidir Adlan mengatakan, penurunan emisi GRK tidak hanya menjadi tugas DLH semata, namun menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk pihak swasta.
“Tentu outputnya kami ingin mensupport laporan terkait emisi GRK dari DLH, sehingga target penurunan rendah karbon dengan indikator yang di tentukan bisa tercapai,” ujarnya. (Kt-tj)

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA