dr. Novel Sarankan Ada Rumah Sakit Pratama Yang Di Bangun Sebagai Rumah Sakit Rujukan

- Redaksi

Minggu, 29 Oktober 2023 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

SANGATTA – Rumah Sakit merupakan tempat yang paling dinantikan disetiap wilayah. Keberadaan rumah sakit dapat memberikan rasa percaya masyarakat akan pemerintah karena telah mengupayakan layanan kesehatan bagi mereka.

Untuk itu, Pemerintah segogyanya berusaha memberikan failitas publik tersebut agar masyarakat mudah untuk mendapatkan akses kesehatan.

Ditemui oleh awak media, dr Novel Tyty selaku Anggota Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim)  sangat setujui terkait pembangunan Rumah Sakit (RS) di beberapa tempat yang ada di Kutim.

“Skill geografis kita ini juga sangat mempengaruhi pelayanan kesehatan. Saya setuju bahwa ada rumah sakit Pratama yang dibangun beberapa tempat untuk sebagai pusat rujukan,” katanya.

Hal ini patut disyukuri namun pemerintah juga harus memperhatikan dan menfasilitasi sarana dan prasarananya.

“kita bersyukur hanya saja pemerintah harus betul-betul memperhatikan sarana dan prasarana (Sapras) tenaga serta sumber daya manusia  begitu juga semua sapras penunjang, itu tidak boleh juga dilepaskan begitu saja,” tegas Novel.

Bahkan,Novel juga sangat  menyayangkan RS yang ada di Sangkulirang, karena proses rekrutmen SDM-nya agak terlambat.

“Itu harus cepat, paling tidak kalau kita kabupaten kita ini berani dengan rumah sakit Pratama, ambil empat dokter spesialis dasar ada spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis bedah dan ada kebidanan,” tuturnya.

Saya berharap jika ada case masyarakat yang sakit dan harus di dirujuk tidak jauh lagi menempuh perjalanan yang panjang untuk berobat. “Ditunjang dengan estetis tidak jauh-jauh lagi datang dari Sangkulirang operasi di sini, cukup di daerahnya di Sangkulirang,” ucap Novel.

Begitu juga misalkan ada ibu-ibu yang mengalami kesulitan persalinan. “Misalkan di Busang, rujukannya tidak perlu ke Sangatta, karena akan membahayakan nyawa dan beresiko dengan jalannya yang tidak memadai,” ujar Novel. (adm1)

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA