Kutim Memiliki 99 Cagar Budaya Mulai Goa Hingga Rumah Tua dan Rumah Peninggalan Belanda

- Redaksi

Rabu, 16 November 2022 - 12:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto - Istimewa

Foto - Istimewa

Loading

Kutai Timur – Kabupaten Kutai Timur memiliki 99 cagar budaya yang tersebar, mulai Goa Hingga Rumah Tua dan Rumah Peninggalan Belanda. Hal ini berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kebudayaan (Disbud) Kutim.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Disbud Kutim, Zainal Abidin mengatakan, keseluruhan benda tersebut berada di tempat yang berbeda-beda.

“Disitu sudah termasuk goa yang kita miliki, guci, peninggalan purbakala, tengkorak, rumah lawas di atas 50 tahun, macam-macam kan gerabah juga,” ucapnya.

Baca Juga :   Banyak Usulan Masuk, PU Kutim Prioritaskan Pembangunan Jalan Secara Bertahap

Dalam data tersebut rumah Camat Muara Ancalong juga masuk dalam situs cagar budaya di Kutim karena sudah tua, dengan minimal umur 50 tahun.

Zainal menyampaikan bangunan tua, rumah camat itu diketahui milik pemerintah dan memang sudah berusia senja.

“Kalau punya masyarakat kan biasanya di komersial kan, misal di jual, karena usianya yang tua (bangunan antik). Kalau rumah Belanda itu, ada juga yang ditinggali,” terangnya.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Gelar Tindal Lanjut Hasil Pemeriksaan Pastikan WTP dari BPK Dapat Dipertahankan

Namun, Zainal mengaku hingga kini belum ada yang menyerahkan secara langsung pada Disbud. Padahal, pihaknya akan melakukan pemeliharaan, atau melalui proses hibah.

Jadi, hingga kini cagar budaya yang berupa bangunan Belanda ini masih milik warga. Pihaknya hanya mendata, pemerintah juga tidak memberikan anggaran untuk membeli bangunan tersebut.

“Yang punya pemerintah ya cuma rumah camat itu saja. Tugas kita mendata saja, untuk anggaran beli atau perawatan itu belum ada kita,” imbuhnya.

Baca Juga :   Urgensi Media Pemerintah Sampaikan Informasi Publik Menutur Agus Hari Kesuma

Disbud Kutim ini diketahui baru berdiri sejak 2017 lalu, terpisah oleh Dinas Pendidikan (Disdik). Adapun beberapa cagar budaya yang menjadi milik negara kini berada di Badan Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Kaltim.

“Karena mereka yang punya hak untuk menentukan nilai sejarahnya, mulai dari dibuatnya tahun berapa, dan benda ini masuk di mana,” tandasnya.(Adv/*Nur)

Berita Terkait

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran
Layanan Internet Gratis Sekolah Masuk Program Unggulan Bupati Kutim
Kebijakan Internet Sekolah 2025 Berubah, Kuota Tidak Terpakai Langsung Hangus dan Kecepatan Turun Drastis

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru