Dinkes Kutai Timur Kembali Meminta Stok Vaksin ke Pusat

- Redaksi

Sabtu, 19 November 2022 - 21:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur terus berusaha untuk mengoptimalkan progam vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang ada di daerahnya. Namun, selama sebulan terakhir, Dinkes kesulitan untuk mendapat pasokan stok vaksin dari Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Bahrani. Ia menyebut, selama ini pihaknya terus melaksanakan program vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama, kedua dan ketiga (booster). Bahkan, antusias dari masyarakat untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 juga tinggi. Namun, hal itu tidak diikuti dengan ketersediaan vaksin yang melimpah. Karena sejauh ini, stok vaksin yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur minim atau menipis.

Baca Juga :   Program Inseminasi Distanak Tahun 2023 dapat Restu Bupati Kutai Timur

“Untuk vaksinasi Covid-19 terus kita jalankan, baik itu yang dosis pertama, kedua dan ketiga atau booster. Tapi stok yang kita miliki itu sangat terbatas atau minum. Karena memang info dari Pusat, disana stok juga tidak banyak dan garis dibagi ke daerah lain juga,” ujarnya.

Bahrani juga mengaku, sesuai informasi dari Pusat bahwa ketersediaan vaksin secara nasional juga sedang menipis. Sebelumnya, ia baru saja mendapat pasokan vaksin Covid-19 sebanyak 3.000 dosis dan saat ini sudah habis. Untuk memenuhi permintaan masyarakat, pihaknya kembali mengajukan permintaan pasokan vaksin Covid-19 ke Pusat, sedangkan untuk jumlahnya tergantung dengan pemberian dari Pusat.

Baca Juga :   Bupati Kutim Lepas Kontingen Kutim Menuju Porprov VII di Berau

“Kemarin dapat 3.000 dosis dan sekarang sudah habis. Kita kembali mengusulkan ke Pusat untuk pasokan vaksin Covid-19,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 mulai dari dosis pertama, kedua dan ketiga atau booster itu menjadi salah satu syarat untuk bisa melakukan perjalanan ke luar daerah. Hal ini yang membuat animo masyarakat untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 khususnya booster meningkat tajam. (*).

Berita Terkait

Rumah Sakit Muara Bengkal Menunggu Penunjukan Direktur
Kecamatan Di Kutim Butuhkan Dokter Spesialis Tunjangan Di Naikan Jadi 60 Juta
Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir
Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
Guna Deteksi Penyakit Sejak Dini Dinkes Kutim Sarankan Warga Lakukan Skrining Kesehatan Rutin
Program BPJS Gratis Untuk Warga Kutim Di Ambil Dari Anggaran Daerah
Remaja Kutim Butuh Perhatian DPPKB Gelar Jambore PIK-R
Hangus Terbakar, SD 001 Kongbeng Kembali Dibangun Tahun 2024

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!