Awang Amir: Penyaluran Bansos di Kutim Berasnya Berasal Dari Panen Petani Lokal

- Redaksi

Senin, 21 November 2022 - 14:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Sekertaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Timur, Awang Amir, mengatakan, pada tahun ini pihaknya telah menyalurkan bansos yang berasnya berasal dari hasil panen petani lokal. Untuk tahap pertama totalnya ada 9,1 ton beras yang disalurkan kepada masyarakat yang berada di Kecamatan Muara Ancalong, Muara Bengkal dan Long Mesangat.

Baca Juga :   Disetiap Kantor di Kutim, Dilengkapi Taman Bermain Anak

“Pada tahap pertama, sudah ada sekitar 9,1 ton beras yang kita salurkan kepada masyarakat stunting dan rawan pangan. Tersebar di tiga Kecamatan seperti Muara Ancalong, Muara Bengkal dan Long Mesangat,” kata dia.

Sementara itu, pada penyaluran bansos pada tahap kedua totalnya ada 3,7 ton yang telah diberikan kepada masyarakat stunting dan rawan pangan. Tersebar di sejumlah Kecamatan, seperti Kecamatan Muara Wahau dan sekitarnya.

Baca Juga :   DKP Kutim Bagun Lantai Jemur untuk Perkuat Ketahanan Pangan

“Penyaluran tahap kedua juga sudah kita lakukan di daerah Muara Wahau,” ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, sedangkan untuk data penerima bantuan beras ini bersumber dari sejumlah OPD terkait, mulai dari Dinas Kesehatan dan yang lainnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur memanfaatkan beras lokal hasil panen dari para petani di daerah sebagai salah satu bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu. Khususnya untuk masyarakat penderita stunting dan masyarakat yang berada di daerah rawan pangan. (Adv)

Berita Terkait

Rumah Sakit Muara Bengkal Menunggu Penunjukan Direktur
Kecamatan Di Kutim Butuhkan Dokter Spesialis Tunjangan Di Naikan Jadi 60 Juta
Dinkes Kutim Skrining Hipotiroid Penting Dilakukan Bagi Bayi Yang Baru Lahir
Melalui Program Germas Dinkes Kutim Harapkan Masyarakat Ubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat
Guna Deteksi Penyakit Sejak Dini Dinkes Kutim Sarankan Warga Lakukan Skrining Kesehatan Rutin
Program BPJS Gratis Untuk Warga Kutim Di Ambil Dari Anggaran Daerah
Remaja Kutim Butuh Perhatian DPPKB Gelar Jambore PIK-R
Hangus Terbakar, SD 001 Kongbeng Kembali Dibangun Tahun 2024

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 15:16 WITA

Kutai Timur Bakal Punya Pabrik Amonium Nitrat Inovatif dan Berkualitas di Indonesia

Sabtu, 16 Desember 2023 - 16:23 WITA

Akreditasi PAUD PNF Terbanyak se Kaltim, Bunda PAUD dan Disdikbud Kutai Timur Raih Tiga Penghargaan dari BAN PAUD PNF Prov. Kaltim

Senin, 11 Desember 2023 - 05:27 WITA

Disdik Adakan Bimtek Pengembangan Aplikasi Learning Management System Untuk Pendidikan Nonformal

Sabtu, 25 November 2023 - 16:30 WITA

Kasmidi Bulang Lepas Peserta Jelajah Bukit Pelangi

Jumat, 17 November 2023 - 16:40 WITA

Darsafani Upayakan Diskop UKM Kutim Dari Grade B Naik Ke Grade A

Kamis, 16 November 2023 - 18:29 WITA

Disdikbud Kutim Gelar Bimbingan Teknis Di Samarinda Tentang Perencanaan Berbasis Data

Kamis, 16 November 2023 - 16:57 WITA

Guna Wujudkan Good Governance, Bupati Kutim Tindaklanjuti Hasil Kegiatan Koordinasi Supervisi Program Pemberantasan Korupsi

Kamis, 16 November 2023 - 15:18 WITA

Bupati Buka Kegiatan Pengembangan Dan Evaluasi Penanggulangan Tuberkolusis Di Kutai Timur

Berita Terbaru

Kutai Timur

Pengurus PWI Kutim Resmi di Lantik

Kamis, 29 Feb 2024 - 14:39 WITA

Kriminal

Tega!! Satu Keluarga Di Kutim Cabuli Anak Dibawah Umur

Selasa, 20 Feb 2024 - 16:12 WITA

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!