Menu

Mode Gelap
Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK Berangkatkan 83 Calhaj, Ardiansyah Doakan Jadi Haji Yang Mabrur

Advertorial · 15 Jun 2022 21:50 WITA

Cegah Bahaya Narkoba, Dinsos Gelar Sosialisai NAPZA


 Cegah Bahaya Narkoba, Dinsos Gelar Sosialisai NAPZA Perbesar

Kaltimterkini.com, Sangatta – Dinsos Kabupaten Kutim bersama Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) untuk mendorong pemberantasan Narkoba. Bertempat di Yayasan Persada Jalan H Masdar, Sangatta, Rabu, (15/6/2022).

Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Nurdiana mengatakan, kegiatan ini dalam rangka membangun kemampuan dan ketahanan diri masyarakat dalam menghadapi pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran Narkoba. Yang mana diketahui Provinsi Kaltim menempati urutan ke tiga secara nasiona kasus penyalahgunaan Narkoba.

“Ini adalah bagian dari upaya pencegahan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama generasi muda terkait bahaya penggunaan narkoba, “ ujarnya

Hal itu di lakukan mengingat sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional (RAN) Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). Dimana semua lembaga pemerintah harus berperan aktif ikut berpartisipasi memerangi penyalahgunaan narkoba.

“Sosialisai tahun ini akan di lakukan pada 3 kabupaten kota, Samarinda, Kutai Kartanegara serta Kutai Timur, ‘ ucapnya.

Sementarta itu, Kadinsos Kutim melalui Kabid Rehabilitasi Sosial, Ernata Hadi Sujito sekaligus narasumber pada kegiata tersebut mengatakan, berdasarkan data yang di rilis oleh Badan Narkotika Nasional(BNN) Kalimantan Timur, pada tahun 2021 Kutim menempati urutan pertama pengungkapan kasus narkoba dengan jumlah 256 kasus, menyusul Samarinda dengan 227 dan Kukar di urutan ketiga dengan 225 kasus dari 888 kasus yang dapat di ungkap oleh BNN Kaltim.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tumbuh kesadaran dan menjadi upaya pencegahan dini, khusunya bagi generasi muda terhadap bahaya narkoba, “ ungkapnya.

Kegiatan tersebut, akan berlangsung di dua tempat yakni, Yayasan Persada dan Panti Asuhan Istiqomah, diikuti 50 orang peserta serta mengadirkan narasumber dari Dinsos Kaltim dan Kutim serta Konselor Adiksi Sekatak.(Adv/Tj)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

380 Siswa SMKN 2 Dilepas Wabup Ikuti Orientasi dan Pembekalan di Mako Lanal Sangatta

19 Juli 2022 - 16:19 WITA

Seskab Rizali Hadi : Disiplin Menjadi Tolak Ukur Bagi seluruh ASN di Kutim

7 Juli 2022 - 23:21 WITA

Kutim Targetkan Penurunan Angka Stunting sesuai Arahan Nasional

7 Juli 2022 - 23:18 WITA

Kutim Masih Butuh Tenaga Honorer, Karena Terbatasnya Formasi ASN

7 Juli 2022 - 23:15 WITA

Pemkab Gelar Rakor Kepegawaian, Begini Pesan Bupati Kutim

6 Juli 2022 - 13:42 WITA

Ini Pesan Wabup kepada Duta Budaya Kutim 2022

6 Juli 2022 - 12:39 WITA

Trending di Advertorial