Wujudkan Visi dan Misi Bupati Kutim, Disdikbud Dorong Standarisasi Akreditasi Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 17 Juni 2023 - 22:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Dalam rangka mencapai misi Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur memiliki tujuh program unggulan. Namun, saat ini baru dua program yang belum selesai dilaksanakan. Kepala Disdikbud, Mulyono, mengatakan bahwa mereka sedang berupaya mendorong sekolah-sekolah yang belum mendapatkan akreditasi A untuk menyelesaikan dua program tersebut.

“Ini menjadi titik fokus kita dalam mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dengan cara menuntaskan dua program tersebut secara maksimal,” jelasnya.

Mulyono menjelaskan bahwa tujuan utama mereka adalah mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dengan cara menuntaskan dua program tersebut secara maksimal. Salah satu program yang masih tertunda adalah pemenuhan sarana dan prasarana di semua sekolah di wilayah Kutim. Mulyono mengungkapkan bahwa untuk mencapai hal ini, akreditasi A sangat penting bagi sekolah-sekolah. Saat ini, pihaknya sedang melangkah-langkah untuk menyelesaikan masalah ini.

Baca Juga :   Ardiansyah Sulaiman Hadiri Acara Sosialisasi Implementasi Layanan "Cap Jempol" di Ponpes Ibnu Katsir

Mulyono menyebut salah satu langkah yang telah mereka lakukan adalah mengajukan permohonan penambahan kuota akreditasi kepada BAN tingkat provinsi dan pusat. Hal ini dikarenakan kuota yang mereka dapatkan belum cukup untuk menyelesaikan semua sekolah pada tahun 2024. Selain itu, Disdikbud juga sedang berupaya memenuhi 35 indikator pemenuhan akreditasi.

Mulyono mengungkapkan salah satu program yang belum dituntaskan adalah melakukan pemenuhan dan pembangunan sarana prasarana seluruh sekolah yang ada di Wilayah Kecamatan se-Kabupaten Kutim.

Baca Juga :   Kasmidi Bulang Lepas Peserta Jelajah Bukit Pelangi

“Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan predikat akreditasi A bagi sekolah-sekolah. Saat ini kami masih melakukan tahapan dalam menyelesaikan masalah tersebut,” ungkapnya.

Mulyono menyebut salah satu langkah yang telah mereka lakukan adalah mengajukan permohonan penambahan kuota akreditasi kepada BAN tingkat provinsi dan pusat. Hal ini dikarenakan kuota yang mereka dapatkan belum cukup untuk menyelesaikan semua sekolah pada tahun 2024. Selain itu, Disdikbud juga sedang berupaya memenuhi 35 indikator pemenuhan akreditasi.

“Karena kuota yang kita dapatkan belum bisa terselesaikan semuanya di 2024,” lanjutnya.

Mulyono menjelaskan bahwa sebenarnya hanya ada tiga indikator yang harus dipenuhi secara umum, yaitu SDM kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan, serta pemenuhan sarana dan prasarana. Penyelesaian ini merupakan upaya mereka dalam meningkatkan standar pendidikan di Kutim.

Baca Juga :   Firman: Pelatihan SDM sebagai Solusi bagi Koperasi dalam Mengoptimalkan Pelaksanaan RAT

“Sebenarnya secara umum hanya ada 3 indikator, yaitu dari SDM Kepala sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan serta pemenuhan sarana dan prasarana,” pungkasnya.

Dalam kesimpulannya, Mulyono mengungkapkan komitmennya untuk menuntaskan program-program tersebut dengan baik. Disdikbud Kutim akan terus berusaha secara maksimal untuk memenuhi persyaratan akreditasi dan memastikan semua sekolah di Kutim memperoleh standarisasi yang baik. Mereka percaya bahwa melalui langkah-langkah yang telah diambil, visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kutim dapat tercapai dalam waktu yang ditentukan.(adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA