Potensi Ekonomi Kreatif Sangatta, Dispar Kutim Gelar Pelatihan Barista

- Redaksi

Kamis, 10 Agustus 2023 - 17:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kaltimterkini.com, Sangatta – Bermunculnya kafe-kafe di Sangatta, memberikan daya tarik tersendiri. Dinas Pariwisata Kutim meliriknya sebagai potensi pengembangan ekonomi kreatif. Guna meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di bidang penyajian kopi (barista), Dinas Pariwisata Kutim melakukan pelatihan bagi komunitas dan Pelaku Ekonomi Kreatif (Parekraf) di kota Sangatta dan sekitarnya.

Setidaknya ada 75 orang yang ikut pelatihan tersebut. Mulai dari komunitas pengusaha parekraf, pengusaha kopi hingga penggiat parekraf di Kutim.

“Kita ingin kedai kopi atau kafe-kafe di Sangatta bisa menjadi pertumbuhan ekonomi kreatif baru. Bahkan menjadi salah satu destinasi wisata di kota Sangatta,” kata Kepala Dinas Pariwsata Kutim Nurullah.

Pelatihan tersebut berlangsung tiga hari, sejak 7 hingga 9 Agustus di Hotel Royal Victoria, Sangatta. Dijelaskan, minum kopi sepertinya sudah menjadi gaya hidup. Termasuk di Sangatta, sudah banyak tumbuh kafe hingga warung (kedai) kopi yang menyajikan aneka rasa harumnya kopi nusantara lewat tangan dingin barista (penyaji/penyeduh kopi).

Baca Juga :   Jelang PPDB Tahun Ajaran 2023/2024, Disdikbud Kutim Ingatkan Jangan Ada Pungli

Kegiatan ini menampilkan narasumber dari Dosen Politeknik Negeri Samarinda (POLNES) jurusan pariwisata, I Wayan Nalang Nala dan Sabalius Uhai dan satu narasumber tamu yang berkompeten di bidang perkopian yaitu Tauhid Hira.

Menurut Nurullah, dilaksanakannya pelatihan ini karena barista atau kopi saat ini menjadi tren yang sangat digandrungi, baik di kalangan anak muda maupun orang tua.

“Dan ini semua merupakan peluang bagi bagi pelaku parekraf khususnya sub sektor kuliner karena kopi ini masuk di bidang kuliner dari 17 sub sektor ekraf,” papar Nurullah.

Baca Juga :   Bupati Kutai Timur Pastikan Proyek MY Tersendat Kembali Dilanjutkan dan Target Akses Listrik 15 Desa Dirampungkan Awal Tahun

Ia pun berharap untuk para peserta pelatihan bisa mengikuti kegiatan ini secara baik dan seksama, sehingga ketika pulang nanti dengan membawa hasil yang berguna bagi diri sendiri, Kutim, dan untuk para pelaku parekraf pada khususnya.

Nurullah menambahkan ini kesempatan baik juga jika barista dari Kutim bisa mendukung Kaltim sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam.

“Jadi profesi barista ke depan akan sangat menjanjikan, khususnya setelah penetapan Kaltim sebagai ibu kota baru Indonesia. Bagaimana pun Kutim sebagai penyangga IKN, kelak kebutuhan kuliner pasti akan meningkat, termasuk para penikmat kopi. Sebab itu, profesi barista sekarang dan nanti akan semakin menjanjikan,” tegasnya.

Baca Juga :   Disdukcapil Kutim Pastikan Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan dan Sangatta Utara Tertib

Sementara itu, beberapa narasumber seperti I Wayan Nalang Nala membeberkan terkait bagaimana mengenal kompetensi barista dan memahami pelanggan. Dilanjutkan dengan Sabalius Uhai mengenalkan bagaimana teknik pengolahan kopi serta Tauhid Hira soal pengelolaan manajemen perkopian.

Dalam sesi pelatihan ini, peserta juga dilatih tentang meracik kopi lewat dua metode, ada yang dari mesin kopi hingga manual brewing. Untuk mesin kopi, peserta berlatih membuat cofee latte, espresso hingga cappucino. Sementara untuk manual brewing, menyeduh kopi dengan salah satu teknik kopi yaitu V60. (kt/Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru