Disdik Kutai Timur Ajukan Kenaikan Anggaran Untuk Beasiswa

- Redaksi

Rabu, 8 November 2023 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Usulan kenaikan anggaran beasiswa di Kutai Timur telah diajukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur.

Dan rencananya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur akan menaikkan anggaran untuk beasiswa bagi siswa SD dan SMP di tahun 2024 mendatang.

Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, pemerintah telah memberikan beasiswa yang bersumber dari anggaran dan pendapatan belanja daerah (APBD) Kutim.

Disampaikan oleh Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono bahwa pada tahun 2022 lalu, Pemkab Kutim menganggarkan beasiswa untuk SD dan SMP sebanyak Rp 4,75 miliar.

Baca Juga :   Bupati Kutim Resmi Membuka Kegiatan Sosialisasi Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal IPSKA

“Lalu di tahun 2023 ini, ada kenaikan menjadi Rp 5,5 miliar, nah di tahun depan ini kita usulkan kemarin tapi sepertinya sudah disetujui juga itu Rp 21,75 miliar,” ungkap Mulyono dihadapan awak media.

Mulyono juga menjelaskan bahwa, peningkatan anggaran beasiswa untuk siswa SD dan SMP di tahun 2024 sangat tinggi lantaran pihaknya ingin menaikkan jumlah penerima beasiswa.

Baca Juga :   Kutai Timur Bakal Punya Pabrik Amonium Nitrat Inovatif dan Berkualitas di Indonesia

Tak hanya itu, ia mengaku juga hal itu disebabkan oleh kenaikan nominal yang akan diterimaa oleh siswa di SD dan SMP.

Dimana, pada tahun 2023 ini, siswa yang menerima beasiswa mendapat Rp 750 ribu per tahun bagi SD dan Rp 1 juta per tahun bagi siswa SMP.

“Sedangkan tahun depan (2024) kita usulkan untuk SD Rp 1 juta per tahun dan SMP Rp 1,5 juta per tahun,” jelasnya.

Baca Juga :   Mulyono Hadiri Acara Pelepasan Siswa SDN 07 Sangatta Utara

Pihaknya telah mengusulkan kepada Pemkab Kutim dan telah dibahas bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim.

Adapun secara teknis, penerima beasiswa akan diatur langsung oleh pihak sekolah menggunakan data pokok pendidikan (dapodik). Selain itu, pihak sekolah juga lebih mengetahui data-data siswa secara langsung ketimbang Disdikbud Kutim.

“Sekolah yang lebih tahu mana-mana siswa yang berhak mendapatkan, itu lebih fair,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru