DPPPA Galakkan Forum Anak Dengan Harapan Mampu Menekan Angka Pernikahan Dini Di Kutim

- Redaksi

Kamis, 9 November 2023 - 05:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Pernikahan Dini usia anak remaja masih menjadi wacana penting yang selalu di bahas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) khususnya di Kabupaten Kutai Timur.

Bukan tanpa alasan, karena pernikahan dini ini ditengarai memiliki efek negatif terhadap kehidupan anak yang melakukan pernikahan dini dimasa depan.

Minimnya ilmu dalam hal keterampilan, membuat pelaku pernikahan dini bisa jadi kedepannya menjadi masyarakat yang miskin. Karena menjadi pengangguran serta efek negatif lainnya seperti putus sekolah, dan sangat rawan terjadi Kekerasan.

Baca Juga :   Kebijakan Internet Sekolah 2025 Berubah, Kuota Tidak Terpakai Langsung Hangus dan Kecepatan Turun Drastis

Kekerasan yang di maksud adalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) juga menjadi hal yang patut diwaspadai karena bisa berefek buruk bagi anak yang menjalani pernikahan Dini. Pemikiran yang belum matang, iman yang belum kuat menjadi alasan pelaku pernikahan dini sering kali melakukan kekerasan terhadap pasangannya.

Terkait dengan hal tersebut, Dr. Hj. Sulastin, S.Sos, M.Kes, MM selaku Kepala Dinas DPPPA Kabupaten Kutai Timur, menghimbau kepada seluruh masyarakat terutama orang tua untuk mengesukasi anak-anak akan efek dari pernikahan dini.

Baca Juga :   Meningkatkan Keamanan Warga dan Pengguna Jalan, Dishub Kutim Bakal Pasang PJU di Jalan Abdullah

Termasuk di adakannya kegiatan forum anak, seperti puspaga dimana kegiatan ini  diharapkan dengan adanya forum anak dapat menekan angka pernikahan dini.

“Ada pemahaman di masyarakat, anak diusia tertentu harus dinikahkan kalau tidak nanti susah jodohnya. Nah pemahaman itu yang perlu kita buang. Teman-teman teman kita juga sudah menggandeng adat-adat ini supaya ini bisa terealisasi, artinya kan ini anak-anak ini kan aset bangsa ya apalagi kita mau IKN, ya harus kita siapkan mereka,” tuturnya.

“Kita tanamkan bahwa anak itu ada aturan yang mengatur dan keluarga tidak boleh semena-mena anak itu punya hak bicara ya kan hak suara. Kami libatkan, kami minta suaranya bagaimana, bahkan nanti kita libatkan dalam musrembang anak itu maunya apa sih gitu dalam pembangunan buat mereka gitu loh. Jadi itu namanya kita hargai, tapi mereka juga punya kewajiban gitu tapi menyampaikan hak hak mereka itu juga dengan santun,” ujar Sulastin.

Baca Juga :   Persaingan Ketat dalam Seleksi CPNS Kutim 2024: 2.500 Peserta Berkompetisi Merebut Formasi PNS

Sulastin berharap orang tua dapat mengawasi anak-anaknya terutama dalam pergaulan.(adm)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA