Satpol PP Kutim Harapkan Anggotanya Yang Berstatus TK2D Bisa Segera Di Angakat Menjadi ASN atau PPPK

- Redaksi

Senin, 23 Oktober 2023 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang effective dan berkualitas Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) yang berada di bawah naungan pemkab Kutai Timur, memiliki peran penting  dalam menjalankan Peraturan Daerah ( Perda ) yang menjadi kebijakan pemerintah daerah.

Melihat peran tersebut, harapannya satuan Polisi Pamong Praja yang saat ini masih berstatus Tenaga Kontrak Kerja Daerah (TK2D) segogyanya bisa di angkat menjadi ASN. Terutama meraka yang sudah menganbdi cukup lama.

Baca Juga :   Puskesmas Kutim Lolos Sertifikasi Artinya Dapatkan Pengakuan Sesuai Standar SOP

Di temui oleh awak media, Plt Kepala Satpol PP Kutim, Landudi menyampaikan keresahannya akan nasib anggota personil Satpol PP yang berstatus non-ASN di Pemerinta Kabupaten Kutai Timur yang dihadapkan dengan rencana penghapusan honorer di 2024 mendatang.

Landudi merasa kebijakan penghapusan honorer atau Tenaga Kontrak Kerja Daerah (TK2D) tersebut mengancam keberlangsungan status anggota personil sebagai pegawai non-ASN.

Maka dari Landudi meminta pemerintah Kabupaten Kutim untuk mengangkat anggota personil yang berstatus honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun PPPK.

Baca Juga :   Kepala Desa Wanasari Muara Wahau Kutim Di Lantik, Kadis DPMDes Ingatkan Jangan Terburu-Buru Ganti Perangkat Desa

“Ada aturannya, personil Satpol PP paling banyak itu PNS, tapi kondisi kita tidak demikian,” jelasnya kepada awak media di ruang kerjanya.

Landudi juga menjelaskan bahwa personil Satpol PP Kutim yang non-ASN lebih dari 50 persen. Maka terjadi pengurangan atau pemangkasan honorer maka jumlah personil akan berkurang sementara pihak saat ini masih sangat membutuhkan tambahan anggota.

Baca Juga :   Lewat Porseni PGRI Bupati Harap Lahir Atlet dari Kalangan Guru

“Kita mau rekrut lagi kan sudah dibatasi, masa mau di kurangi,” tuturnya.

Jika pengurangan tersebut benar terjadi maka berdampak besar pada kinerja Satpol PP Kutim.

“Kendaraan operasional kita kurang, kurang juga personil. Jika hapus tenaga honorer kinerja kita akan menurun,” jelasnya.

Kami berharap pada pemerintah Kabupaten agar bisa mengangkat personil Satpol PP Kutim yang berstatus non-ASN menjadi ASN.(adm2)

 

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA