Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur ยท 16 Nov 2022 WITA

Sebar Tim Verifikasi Stunting di Tiap Desa, Data Pemerintah Pusat Tak Sama dengan Pemda


 Sebar Tim Verifikasi Stunting di Tiap Desa, Data Pemerintah Pusat Tak Sama dengan Pemda Perbesar

Kutai Timur – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu kabupaten/kota dengan angka stunting tertinggi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menurut data yang diperoleh Pemerintah Pusat.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang beberapa waktu lalu telah menyebar tim untuk mendata ulang terkait tingginya angka stunting di 18 kecamatan.

“Tim sudah survei langsung ke kecamatan, desa bahkan RT, kita kroscek ternyata tidak ada penderita stunting ini di daerah tersebut, padahal data dari Pemerintah Pusat ini ada,” ucapnya.

Tim yang ada ini juga telah memverifikasi ulang, kemudian data yang ada di kirimkan kembali ke kabupaten, dari situ data di kirim lagi ke provinsi hingga ke pusat.

Kasmidi menyampaikan hal ini menjadi referensi Pemda, harusnya data yang di lansir Pemerintah Pusat sebaiknya di konfirmasi terus kepada Pemda secara berkala.

“Karena kadang-kadang kita juga kaget di Pusat datanya tinggi, sedangkan kita yang survei langsung di daerah ternyata tidak ada,” terangnya.

Bahkan dirinya secara langsung turun ke beberapa desa untuk melakukan kroscek berdasarkan data dari Pemerintah Pusat tersebut.

Sangkulirang menjadi tujuannya saat melakukan verifikasi data penderita stunting ekstrem. Sama dengan kemiskinan ektrem.

“Lagi-lagi Pemerintah Pusat selain stunting kemiskinan kita juga ekstrem. Sampai kepala desa nya masuk, itu beliau langsung marah-marah karena masuk data miskin ekstrem,” jelasnya.

Meski tak menafikan bahwa di Kutim masih ada kasus stunting, pria yang akrab disapa KB ini berharap baik pemerintah juga masyarakat dapat bekerjasama dalam penurunan angka stunting.(*Nur)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur