Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur · 16 Nov 2022 WITA

Fokus Pekerjaan Prioritas, Wabup Kutim Minta Penyelesaian Fisik Tidak Mengejar Waktu


 Fokus Pekerjaan Prioritas, Wabup Kutim Minta Penyelesaian Fisik Tidak Mengejar Waktu Perbesar

Kutai Timur – Pembangunan di Kabupaten Kutai Timur terus digenjot oleh Pemkab Kutim. Salah satu yang diharap paling bisa dilihat adalah pembangunan fisik infrstruktur.

Anggaran alokasi untuk Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada 2022 mencapai Rp 150 miliar.

Hal itu dikatakan oleh Kabid Disperkim Novian Prananta yang menjelaskan progres APBD 2022 yang digelontorkan untuk kegiatan pengadaan langsung (PL), pada beberapa pekan lalu masih menyesuaikan penyususan APS.

“Kami telah menyesuaikan penyusunan APS berdasarkan rekomendasi BPK. Mereka menyampaikan regulasi yang baru Nomor 1/2022, Alhamdulillah sudah selesai,” ucapnya.

Pekan ini, kata dia, pihaknya akan menyelesaikan progres ke bagian pengadaan barang dan jasa, untuk mengurus terkait pejabat pengadaan.

Lebih lanjut, Novian menyebut dengan anggaran Rp 150 miliar itu, Perkim Kutim memiliki pegawai berjumlah 140 pekerja.

“Ya, di Perkim ada 140 pekerja yang terdiri dari 59 ASN dan 81 TK2D,” tambahnya.

Selain itu, ia membeberkan permasalahan yang ada di dinasnya. Salah satunya, menurut dia, tahun ini pekerjaan dimulai dari perencanaan dan pengerjaan fisiknya di tahun yang sama.

“Karena semua dikerjakan di tahun yang sama, sehingga kami juga memerlukan waktu pelaksaannya yang panjang. Waktu pelaksanaannya juga mepet akhir tahun ini,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang mengimbau pada seluruh kepala OPD agar memprioritaskan pekerjaan yang memiliki kontrak jangka panjang. Sehingga, dalam penyelesaiannya tidak mengejar waktu.

“Ini imbauan untuk kita semua, tolong laksanakan perencanaan dengan bagus. Kira-kira kalau kontrak berkegiatan memerlukan waktu yang lama, maka itu yang harus diurus dan jadi prioritas,” tegasnya.(*Nur)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur