Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur ยท 26 Nov 2022 WITA

Pemenuhan Kebutuhan Daging Sapi di Kutim, Distanak Akan Lakukan Inseminasi Buatan di 2023


 Pemenuhan Kebutuhan Daging Sapi di Kutim, Distanak Akan Lakukan Inseminasi Buatan di 2023 Perbesar

Kutai Timur – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Timur (Kutim) di harap naningrum mengatakan pada tahun 2023 direncanakan bakal melakukan inseminasi buatan secara besar-besaran.

Pasalnya khawatir ada penyakit mulut dan kuku (PMK) pemerintah tak boleh berdiam diri, harus selalu bisa berinovasi untuk menyelamatkan hewan ternak di Kutim.

“Kami akan merencanakan inseminasi buatan secara besar-besaran di tahun 2023 ini, karena adanya PMK kita tidak bisa berdiam diri, apabila berdiam diri sapi-sapi kita akan habis,” ujar Dyah Ratnaningrum, Jum’at (25/11/2022).

Dyah mengatakan, dilakukannya inseminasi buatan juga dari berbagai faktor seperti tak bisanya mendatangkan sapi dari luar daerah.

Saat ini pun lalu lintas ternak hanya dibuka untuk sapi yang dipotong saja. Adapun, apabila mengambil sapi potong harus melaporkan bahwa sapi memang dipotong, dan bukan untuk dipelihara.

“Kemudian, sapi yang ada di Kutim berasal dari sapi Bali. Namun terjadi inbreending (perkawinan antara dua individu yang memiliki hubungan darah sangat dekat) yang mengakibatkan sapi Bali di Kutim berukuran semakin kecil, hal tersebutlah yang menjadikan acuan untuk melakukan inseminasi buatan,” terangnya.

Padahal, sapi Bali itu bisa mencapai berat 1 ton, akan tetapi dengan perawatan khusus, tak kalah dengan sapi eksotik lainnya.

Maka dari itu pemerintah bakal memperbaiki kualitas sapi Bali yang ada di Kutim. Dengan menyediakan bibit sapi yang berkualitas tinggi, sehingga sapi-sapi dikuti menjadi lebih besar.

“Ini anugerah bagi para peternak, jadi kepada para peternak jangan sia-siakan kesempatan di 2023 nanti untuk berlomba-lomba mendaftarkan sapinya sebagai calon-calon aksesor kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman merestui rencana Distanak terkait inseminasi buatan yang bakal direalisasikan di 2023 mendatang.

“Oleh karena itu, saya sepakat tahun depan harus memberikan dan menyiapkan (inseminasi buatan) ini kepada masyarakat. Sehingga kita dapat bertahan untuk menyiapkan kebutuhan daging sapi,” tegasnya.

Ia pun berharap semoga dapat berjalan dengan lancar, meskipun ia mengutarakan dengan konsep inseminasi buatan belum bisa dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kutim.(Adv)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur