Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur · 20 Nov 2022 WITA

Kutim Kembali Zona Merah, dr Bahrani Minta Masyarakat Terapkan Prokes


 Kutim Kembali Zona Merah, dr Bahrani Minta Masyarakat Terapkan Prokes Perbesar

Kutai Timur – Kasus Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukan trend kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan, per hari ada tambahan kasus sebanyak 5-10. Artinya per hari ada puluhan orang dinyatakan terpapar Covid-19. Kondisi ini membuat Kabupaten Kutai Timur kembali masuk pada zona merah, setelah sebelumnya bertahan pada zona hijau.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Bahrani. Ia menerangkan, meski terjadi peningkatan kasus yang cukup siginifikan, namun tingkat keterisian rumah sakit sangat minim dan kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia juga rendah. Itu artinya, masyarakat yang terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

“Perkembangan Covid-19 di Kutai Timur saat ini sedang mengalami peningkatan. Makin hari makin banyak kasus. Per hari biasa ada 10-15 kasu baru,” terang dia.

Bahrani menyebut, apalagi saat ini Covid-19 ada varian baru yakni XBB, yang mana penularannya 70 kali lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta. Ia meminta kepada masyarakat untuk kembali taat dalam menerapkan aturan protokol kesehatan seperti dengan memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan lain lain.

Selain itu, dirinya juga meminta masyarakat untuk menjaga pola makan dengan baik, artinya harus mengkonsumsi makanan minuman yang memiliki nilai gizi tinggi agar daya tahan tubuh tetap terjaga dengan baik. Ia juga menyampaikan, Covid-19 varian XBB tingkat gejalanya sangat ringan, namun jika sudah terkena dan kondisi daya tahan tubuh sedang lemah maka bisa membuat pasien akan mengalami gejala yang berat.

“Jadi, prokes harus kembali diterapkan. Dengan memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, sering mencuci tangan, menjaga pola hidup bersih dan sehat dan yang lainnya,” ujar dia.

Bahrani menambahkan, kasus baru Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur yang terdeteksi pihaknya tidak bisa mengetes apakah mereka terpapar varian Covid-19 XBB atau bukan. Karena, hal itu perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan medis secara detail. (*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur