Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur · 19 Nov 2022 WITA

Dinkes Kutai Timur Kembali Meminta Stok Vaksin ke Pusat


 Dinkes Kutai Timur Kembali Meminta Stok Vaksin ke Pusat Perbesar

Kutai Timur – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur terus berusaha untuk mengoptimalkan progam vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat yang ada di daerahnya. Namun, selama sebulan terakhir, Dinkes kesulitan untuk mendapat pasokan stok vaksin dari Pemerintah Pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur, Bahrani. Ia menyebut, selama ini pihaknya terus melaksanakan program vaksinasi Covid-19 baik dosis pertama, kedua dan ketiga (booster). Bahkan, antusias dari masyarakat untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 juga tinggi. Namun, hal itu tidak diikuti dengan ketersediaan vaksin yang melimpah. Karena sejauh ini, stok vaksin yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur minim atau menipis.

“Untuk vaksinasi Covid-19 terus kita jalankan, baik itu yang dosis pertama, kedua dan ketiga atau booster. Tapi stok yang kita miliki itu sangat terbatas atau minum. Karena memang info dari Pusat, disana stok juga tidak banyak dan garis dibagi ke daerah lain juga,” ujarnya.

Bahrani juga mengaku, sesuai informasi dari Pusat bahwa ketersediaan vaksin secara nasional juga sedang menipis. Sebelumnya, ia baru saja mendapat pasokan vaksin Covid-19 sebanyak 3.000 dosis dan saat ini sudah habis. Untuk memenuhi permintaan masyarakat, pihaknya kembali mengajukan permintaan pasokan vaksin Covid-19 ke Pusat, sedangkan untuk jumlahnya tergantung dengan pemberian dari Pusat.

“Kemarin dapat 3.000 dosis dan sekarang sudah habis. Kita kembali mengusulkan ke Pusat untuk pasokan vaksin Covid-19,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 mulai dari dosis pertama, kedua dan ketiga atau booster itu menjadi salah satu syarat untuk bisa melakukan perjalanan ke luar daerah. Hal ini yang membuat animo masyarakat untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19 khususnya booster meningkat tajam. (*).

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur