Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur · 22 Nov 2022 WITA

Disdamkar Kutim Akui Kekurangan Alat


 Disdamkar Kutim Akui Kekurangan Alat Perbesar

Kutai Timur – Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mencatat selama 2021 terjadi 33 musibah kebakaran.

Dari data tersebut, sebanyak 25 musibah terjadi di pemukiman, tiga kendaraan dan selebihnya terjadi kebakaran lahan dan hutan.

Kepala Disdamkar dan Penyelamatan Kutim Failu menyampaikan selama ini dalam menangani musibah kebakaran, kebanyakan personelnya hanya bermodal keberanian karena tak ditunjang peralatan seperti Alat Perlindungan Diri (APD) serta perlengkapan yang memadai.

“Sampai saat ini fasilitas maupun peralatan yang kami miliki masih belum memadai dan sangat kekurangan. APD seperti baju anti panas dan helm sudah tidak layak lagi. Personel kita hanya bermodalkan keberanian yang besar,” ucapnya.

Bahkan, kata dia, keahlian yang dimiliki oleh petugas belum sesuai standar. Sebab personel pemadam minimal harus mendapatkan pelatihan diklat tingkat I, akan tetapi belum ada satupun personel Disdamkar yang bersertifikat itu.

“Minimal mereka harus diklat I, tetapi sampai saat ini belum ada yang bersertifikat. Jadi mereka hanya bermodalkan keberanian dan itu yang sudah tertanam dalam jiwa mereka, bekerja atas dasar kemanusiaan,” ungkapnya.

Failu juga menambahkan, jumlah pos Damkar yang ada belum sebanding dengan luas wilayah dan kepadatan penduduk serta bangunan di Kutim.

Bahkan alat-alat pemadam kebakaran yang dimiliki pun masih sangat jauh dari cukup.

Pos Damkar yang ideal sebanyak 15, namun saat ini baru ada 10 pos. Sebanyak 10 pos pemadan kebakaran yang ada di Kutim, diantaranya pos Jalan Pendidikan, Kecamatan Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Selatan, Jalan Soekarno Hatta, dan Kecamatan Wahau dan Kongbeng. Jumlah keseluruhan personel saat ini sebanyak 245 orang yang tersebar di 10 pos Damkar ini.

“Di Kutim sendiri belum terbentuk tim relawan, sebenarnya tim ini sangat dibutuhkan, namun saya berfikir kebutuhan seperti kelengkapan APD untuk personel kami saja masih kurang. Padahal jika ada relawan kami siap beri modal APD untuk keselamatan jiwa,” tuturnya.

Untuk meminimalisir terjadinya musibah kebakaran, Failu mengimbau pada masyarakat untuk berhati-hati tidak hanya pada Ramadan saja, tapi juga seterusnya, terutama sama penggunaan listrik dan kompor.(Adv/Nur)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur