Menu

Mode Gelap
Pengurus BKMM-DMI Kota Balikpapan Dilantik Dispar Kutim gelar Pelatihan Tingkatkan SDM di Bidang Kuliner Dinsos Kutim kembali Salurkan Bantuan dari Program DTKS Kaltim Jelang Pilkades Serentak, Ardiansyah Tekankan Jangan lagi ada Rekayasa Aturan DLH Kutim Gandeng GIZ Gelar Lokalatih Pelaporan Inventarisasi Emisi GRK

Kominfo Kutai Timur · 15 Nov 2022 WITA

Cegah Korupsi, Disdik Kutim Sosialisasikan Aplikasi JAGA.ID


 Cegah Korupsi, Disdik Kutim Sosialisasikan Aplikasi JAGA.ID Perbesar

Kutai Timur – Aplikasi JAGA.id merupakan sistem yang difasilitasi oleh KPK untuk pengaduan masyarakat dalam pelayanan publik, demi mendorong transparansi pemerintah dengan keterbukaan data sehingga dapat mengurangi risiko korupsi.

Beberapa waktu lalu, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Disdik Kutim) menggelar Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi JAGA.ID kepada guru pendidik agar Pencegahan korupsi, kolusi dan nepotisme di lingkup pendidikan dapat dihindari.

PLT Kepala Dinas Pendidikan Hj Irma Yuwinda mengatakan kegiatan kali ini merupakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program JAGA.ID yang sebelumnya sudah diberikan pelatihan kepada para tenaga pendidikan dan kepala sekolah setiap jenjangnya.

“Ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan dan ini merupakan program dari lembaga anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan secara berjenjang oleh beberapa kementerian, termasuk di bidang pendidikan, yang targetnya adalah seluruh satuan pendidikan yang ada,” ujarnya.

Sedangkan untuk penerapan aplikasi JAGA.ID ini memiliki dasar hukum yang jelas dan dilakukan secara berjenjang, yakni , pembuatan regulasi daerah, sosialisasi, pembuatan rencana kerja, pengalokasian anggaran dan monitoring.

“Untuk regulasi, di Kutim sudah ada berupa Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 tahun 2020,” jelasnya.
Di tempat yang sama ketua panitia Sarah mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mengetahui tindak lanjut atau implementasi dari sosialisasi JAGA.ID, yang sebelumnya sudah dilakukan oleh Disdik pada bulan September lalu.

Sosialisasi kali ini, diikuti sebanyak 188 peserta meliputi kepala sekolah dan operator JAGA.ID yang berasal dari jenjang sekolah pendidikan dasar (SD) dan Menengan Pertama (SMP) dengan narasumber dari Kejaksaan Negeri Kutim.

“Diharapkan dengan adanya aplikasi JAGA.ID ini para pendidik dapat mengetahui rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar karena mengandung unsur korupsi, kolusi dan nepotisme,” ujar Irma.(adv)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

6 Desember 2022 - 19:34 WITA

Pilkades Serentak di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

5 Desember 2022 - 10:36 WITA

Jalan AMD Sangatta Selatan Telah di Semen

4 Desember 2022 - 16:56 WITA

DPU Kutim Mulai Perbaiki Jalan di Rantau Pulung

4 Desember 2022 - 16:47 WITA

Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

4 Desember 2022 - 12:56 WITA

Dispar Kutim Akan Buat Rambu Peringatan Untuk Cegah Vandalisme

3 Desember 2022 - 12:15 WITA

Trending di Kominfo Kutai Timur