Irwan Menanggapi Isu Pembangunan IKN Yang Merusak Hutan

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2023 - 18:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi V Partai Demokrat Irwan menanggapi soal isu lingkungan IKN Merusak Hutan.

Saat ditemui awak media, ia mengatakan bahwa sebenarnya dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) seluruhnya berada di Ijin Hutan Tanaman Industri.

“Kalau ijin hutan tanaman industri berarti 100% itu statusnya adalah kawasan budidaya kehutanan yang statusnya merupakan hutan produksi, artinya jauh sebelum ada IKN dipindahkan kesana itu hutan sudah land clearing semuanya, kan tidak mungkin ditanami oleh perusahan tersebut kalau tidak di land clearing, untuk hutan alam di KIPP sudah tidak ada, jadi itu semua hutan tanaman industri.” Ucapnya

Baca Juga :   Pulang Kampung Irwan Ajak Generasi Muda Kutai Timur Untuk Berani Bermimpi Besar Dan Melek Politik

Proyek IKN telah dirancang sedemikian rupa agar tidak merusak hutan di Kalimantan tetapi juga akan memulihkan ekosistemnya sebagai hutan tropis dari kondisi sekarang sebagai hutan produksi.

“Justru sebenarnya konsep IKN itu bagaimana  membangun sebuah Forest City. Forest City ini justru akan membuat kota yg kemudian berdasarkan prinsip beraneka ragam, karna keanekaan nya muncul jenis-jenis endemik hutan Kalimantan dibanding sekarang hanya satu jenis saja yaitu eucalyptus.” Ujarnya

Baca Juga :   Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim

Dalam pelaksanaanya IKN yang menganut konsep Forest City diharapkan dapat memperkaya keanekaragamanan tumbuhan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan.

“Justru kalau disana sudah ada persemaian, kemudian semua jenis-jenis tanaman endemik kalimantan ditanam dan tumbuh menjadi sebuah kota yang menganut prinsip-prinsip green city (Forest City) itu saya pikir tidak beririssan dengan terkait isu lingkungan.” Jelasnya

Berita Terkait

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026
Irwan Anggap Gagasan Anies Soal Stop Pembangunan IKN Adalah Isu Kerdil
Irwan Akan Tingkatkan Alokasi Anggaran APBN Untuk Infrastruktur Kaltim
Gelar Konsolidasi Relawan IR-1, Irwan Yakin Menang
Pulang Kampung Irwan Ajak Generasi Muda Kutai Timur Untuk Berani Bermimpi Besar Dan Melek Politik
Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru