Disdikbud Kutim Tingkatkan Jumlah dan Nilai Beasiswa bagi Ribuan Siswa SD dan SMP

- Redaksi

Selasa, 19 November 2024 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meningkatkan anggaran beasiswa tahun 2024 untuk mendukung ribuan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa tahun ini beasiswa akan menjangkau lebih dari 12.250 siswa SD dan 2.500 siswa SMP. Dengan peningkatan anggaran ini, masing-masing siswa SD akan menerima beasiswa sebesar Rp 1 juta, sementara siswa SMP akan mendapatkan Rp 1,5 juta.

Baca Juga :   Yusri Yusuf Nilai Kutim Punya Potensi Besar Pemasok Pangan IKN

Menurut Mulyono, peningkatan jumlah penerima beasiswa ini cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Pada tahun 2023, jumlah penerima beasiswa untuk siswa SMP hanya sekitar 1.137 orang, dengan masing-masing siswa mendapatkan Rp 1 juta. Tahun 2024, penerimanya meningkat menjadi 2.500 siswa, dan masing-masing menerima Rp 1,5 juta,” ungkapnya.

Kategori penerima beasiswa ini juga bervariasi, mencakup berbagai kelompok, termasuk siswa berprestasi, anak dari keluarga veteran, korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), serta siswa dengan prestasi di bidang hafalan Alquran. “Seingat saya, ada penghargaan khusus untuk mereka yang hafal Alquran. Kategori ini adalah bentuk apresiasi kepada siswa yang menunjukkan kemampuan luar biasa, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” kata Mulyono.

Baca Juga :   Dispora Kutai Timur Dorong Generasi Muda Mandiri dan Bebas dari Pengaruh Negatif

Penentuan penerima beasiswa dilakukan dengan melibatkan pihak sekolah. Disdikbud telah mengidentifikasi jumlah penerima dari setiap sekolah sesuai kuota yang tersedia. Sekolah kemudian bertanggung jawab untuk memilih siswa yang memenuhi kriteria dalam berbagai kategori yang telah ditetapkan. “Contohnya, jika suatu sekolah mendapat kuota untuk 30 siswa, maka pihak sekolah akan memilih siswa yang layak menerima beasiswa sesuai dengan kategori yang ada,” lanjutnya. (Adv)

Berita Terkait

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru