DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Banyaknya pasar tradisional yang tersebar di 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, terutama dalam hal pengaturan kerapian dari para pedagang yang ada di pasar tradisional tersebut.

Terkait pengawasan pasar tradisional, pihak pemerintah terus berupaya mengusahakan pematuhan peraturan yang ada di pasar, termasuk pengawasan yang dilakukan oleh para anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur.

Baca Juga :   Asisten Pemkesra Kutim: Pelatihan Batik dan Fashion Workshop Wastra Etam Membangkitkan Kreativitas Generasi Muda

Ditemui oleh awak media disela sela kegiatan, Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Hj Fitriyani, menanggapi perihal masih belum teraturnya Pasar Tradisional di Kecamatan Rantau Pulung.

Hingga saat ini, kondisi pasar tersebut terkesan belum rapih karena masih banyaknya pedagang yang berjualan di luar pasar.

“Aparat harus bertindak tegas terutama Satpol PP, agar tidak ada lagi yang berjualan di luar. Karena sudah ada masing-masing lapaknya,” tuturnya.

Baca Juga :   Dewan Kutim Peringati KPU dan Bawaslu Jaga Integritas Selaku Penyelenggara Pilkada 2024

Dirinya berharap, agar pihak aparat dan kecamatan dapat mengawasi pematuhan aturan di pasar tradisional tersebut.

“Saya lihat masih kosong di dalam dan pedagang yang berjualan di luar pasar masih banyak” tambahnya.

Terkait apakah telah diberikan arahan untuk Satpol PP dalam menertibkan di kawasan tersebut, pihaknya mengatakan belum ada tindak lanjut sampai tahap itu.

Baca Juga :   Fraksi PIR DPRD Kutim Sampaikan Apresiasi Atas Nota Penjelasan RAPBD Pemerintah 2025

“Belum ada tindak lanjut terkait koordinasi dengan Satpol PP, itu wewenang Kecamatan dan aparat desa di sana untuk berkoordinasi dengan masyarakat,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA