Anggota DPRD Kaltim Minta Pembenahan Fasilitas Pendidikan di Sekolah

- Redaksi

Sabtu, 7 Desember 2024 - 11:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Damayanti.

Loading

BALIKPAPAN – Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Damayanti, menyerukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem zonasi pendidikan yang diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Balikpapan.

Dia menilai kebijakan tersebut masih menimbulkan ketidakadilan, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

“Sistem zonasi seharusnya menjamin akses pendidikan yang merata bagi semua anak. Namun, kenyataannya, masih banyak warga yang merasa dirugikan karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri di zona mereka,” ujar Damayanti beberapa waktu lalu.

Salah satu permasalahan utama yang diungkap Damayanti adalah keterbatasan daya tampung sekolah negeri, yang memaksa siswa untuk mencari alternatif di sekolah swasta.

Baca Juga :   DPRD Kaltim Maksimalkan Kinerja dengan Pembentukan Empat Pansus Strategis

Hal ini menjadi beban tambahan bagi orang tua karena biaya sekolah swasta lebih mahal dan sering kali berlokasi lebih jauh.

“Keterbatasan kuota di sekolah negeri memaksa banyak orang tua mengambil keputusan sulit, yakni mengirim anak mereka ke sekolah swasta meskipun jaraknya jauh dan membutuhkan biaya besar,” ungkapnya.

Damayanti juga menyoroti ketidakseimbangan fasilitas antar sekolah negeri di Balikpapan.

Sekolah-sekolah yang memiliki fasilitas lebih baik sering menjadi pilihan utama, sementara sekolah lainnya kurang diminati.

Baca Juga :   Seskab Rizali Hadi : Disiplin Menjadi Tolak Ukur Bagi seluruh ASN di Kutim

Hal ini memicu persaingan antar orang tua untuk memasukkan anak ke sekolah favorit, menciptakan ketimpangan akses pendidikan.

“Fasilitas pendidikan yang tidak merata menambah masalah dalam sistem zonasi. Sekolah favorit menjadi terlalu padat, sementara sekolah lain kurang diminati. Ini jelas merugikan,” terangnya.

Damayanti menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas sekolah negeri.

Menurutnya, perencanaan yang matang diperlukan untuk memastikan sistem zonasi dapat berjalan optimal dan adil.

Baca Juga :   Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

“Pertumbuhan jumlah penduduk harus diimbangi dengan peningkatan daya tampung dan pemerataan kualitas fasilitas sekolah. Ini bukan hanya tentang evaluasi kebijakan, tetapi juga upaya jangka panjang untuk memberikan akses pendidikan yang merata bagi semua siswa,” tegas Damayanti.

Dengan evaluasi dan pembenahan sistem zonasi, Damayanti berharap Kota Balikpapan dapat menjadi contoh dalam penerapan kebijakan pendidikan yang berkeadilan dan berkualitas.

“Kita harus memastikan setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan terbaik, tanpa terkendala oleh faktor zonasi atau fasilitas,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru