Coffee Morning sarana Koordinasi Pemkab Kutim

- Redaksi

Senin, 27 Juni 2022 - 13:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kaltimterkini.com, SANGATTA- Sekertaris Dearah Kabupaten Kutim, Rizali Hadi menegaskan, coffee morning merupakan budaya yang di lakukan oleh Pemkab Kutim untuk berkoordinasi dengan semua OPD untuk mengevaluasi semua kegiatan-kegiatan yang telah dikerjakan. “Dari kegiatan itu, barangkali ada belum yang terserap, karena kita mau masuk di anggaran perubahan (APBD-P) dan persiapan ke anggaran 2023. Mana-mana (kegiatan) yang belum terserap itu untuk segera diajukan,” ungkap mantan Kadis Perhubungan tersebut di temui usai Coffee Morning bersama OPD di bawah koordinasi Plt Asisten Admum, di Ruang Meranti, Sekretariat Pemkab Kutim. Senin (27/6/2022).

Baca Juga :   Dinsos Kutim akan Gelar Sosialisai NAPZA

Tentu dengan menyesuaikan posisi anggaran Pemkab Kutim, sambung Rizali. Kemudian sebab di Juni ini, Pemkab Kutim sedang menggarap RKPD dan muaranya di KUA-PPAS. Maka dari itu di RKPD harus dimatangkan dahulu. Jadi tak terjadi bongkar pasang perencaanaan yang dinilai kurang bagus.

“Oleh karena itu dalam tiga minggu ini kita kejar masukan dari OPD-OPD. Supaya di anggaran perubahan telihat mana kegiatan yang belum terserap. Kita upayakan masuk,” ucapnya.

Baca Juga :   Bangun Pariwisata di Kutim, Ardiansyah Berharap Ada Investor yang Tertarik

Namun apabila tak terserap di APBD Perubahan, ada opsi-opsi lainnya yang dapat mengcover hal tersebut, dengan upaya OPD bergerak ke Pemprov ataupun ke pemerintah pusat sebut Rizali.

“Agar bisa berjalan sesuai perencanaan yang diharapkan. Kalau kita mengacu kepada kemampuan anggaran daerah, banyak yang belum bisa terpenuhi,” jelasnya.

Akan tetapi Renstra (Rencana Strategis) masing-masing OPD adalah upaya pencapaian visi misi Bupati dan Wakil Bupati saat ini, bahkan di RPJMD Pemkab dari 2021 sampai 2026. Akan tetapi keinginan terkait visi-misi tersebut, tak mungkin diwujudkan di 2026, mengingat jabatan Bupati dan Wakil Bupati saat ini berakhir 2024.

Baca Juga :   Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim

“Tetapi paling tidak dari tahapan-tahapan sesuai dengan tema pembangunan bisa tergambar di 2024 atau masa berakhir jabatan Bupati dan Wakil Bupati, “ pungkasnya. (Kt-Tj)

Berita Terkait

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru