Kadis PUPR Kutim Tanggapi Isu Pembatalan Pemenang Tender PT.PNA Secara Sepihak

- Redaksi

Selasa, 15 Agustus 2023 - 15:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Menanggapi isu pembatalan pemenang tender PT PNA secara sepihak, Kepala Dinas PUPR Kutai Timur, Muhir,  mengungkapkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Dinas PUPR telah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Muhir menambahkan bahwa apa yang terjadi bukanlah pembatalan, melainkan setelah dilakukan crosschek oleh PPK, PT PNA dinilai masih belum lengkap sehingga belum layak untuk melaksanakan pekerjaan yang dimaksud. Oleh karena itu, PPK  (Pejabat Pembuat Komitmen) dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), yakni Dinas PUPR Kutai Timur.  menolak hasil yang diberikan oleh Kelompok Kerja Pemilihan LPSE.

Baca Juga :   Poniso: Pentingnya FGD dan Sosialisasi SP Adminduk dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

“Hal ini tidak melanggar aturan, sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku. PPK memiliki hak untuk melakukan review atau pengecekan ulang terhadap kelayakan atau kelengkapan Penyedia Barang Jasa sebelum memutuskan untuk menerbitkan SPPBJ (Surat Penunjukan Penyedia Barang Jasa),” jelas Muhir ketika diwawancarai di ruang kerjanya.

Muhir menjelaskan bahwa proses pelelangan PBJ di LPSE merupakan rangkaian awal dalam penentuan pemenang tender. Setelah ditetapkan sebagai pemenang di LPSE, tahap selanjutnya adalah pengecekan ulang oleh PPK dari KPA, yaitu Dinas PUPR.

Baca Juga :   KP2P Sangatta Gelar Pajak Bertutur Kepada Pelajar Tingkat SD

“Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, PPK memiliki hak untuk menolak pemenang dari Pokmil LPSE jika setelah dilakukan pengecekan ulang terdapat kekurangan kelengkapan dokumen atau hal lainnya,” papar Muhir.

Lanjut Muhir “Proses ini adalah satu kesatuan dari mulai proses pelelangan di LPSE hingga penerbitan SPPBJ. Semua tahapan ini harus selesai baru dapat dinyatakan sebagai pemenang,” tambahnya.

Muhir menambahkan bahwa penolakan PBJ dari Pokmil LPSE seperti ini sebenarnya sudah umum terjadi. Ia sangat menyesal jika ada pihak yang membesar-besarkan masalah ini. “Dari 16 paket proyek multiyears, 12 di antaranya telah selesai proses sampai SPPBJ. Sementara itu, 3 paket ditolak oleh PPK dan 1 paket ditender ulang oleh Pokmil LPSE,” ungkap Muhir.

Baca Juga :   Pembangunan 56 BTS Diperkirakan Rampung Juni 2023

“Jadi ada 3 paket yang ditolak oleh PPK, meskipun mereka menjadi pemenang di LPSE. Salah satunya adalah PT PNA. Hal ini adalah hal yang umum terjadi karena menjadi pemenang di LPSE hanya merupakan setengah dari perjalanan. Setengah lagi harus disetujui oleh PPK dan diterbitkan SPPBJ,” pungkasnya. (ADV)

Berita Terkait

Pesantren Kilat Ramadhan 1445H Disdik Kutim Di Buka Bupati
Berkah Ramadhan, Baznas Kutim Siap Bagikan 4000 Paket Sembako Untuk Mustahik
Kutai Timur Bakal Punya Pabrik Amonium Nitrat Inovatif dan Berkualitas di Indonesia
Akreditasi PAUD PNF Terbanyak se Kaltim, Bunda PAUD dan Disdikbud Kutai Timur Raih Tiga Penghargaan dari BAN PAUD PNF Prov. Kaltim
Disdik Adakan Bimtek Pengembangan Aplikasi Learning Management System Untuk Pendidikan Nonformal
Pengukuhan Perempuan Indonesia Maju, Bupati Harap Perempuan Diberi Ruang Yang Adil
Kasmidi Bulang Lepas Peserta Jelajah Bukit Pelangi
Darsafani Upayakan Diskop UKM Kutim Dari Grade B Naik Ke Grade A

Berita Terkait

Senin, 17 Juni 2024 - 20:27 WITA

Kasmidi Bulang Qurban 34 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriyah

Rabu, 12 Juni 2024 - 22:01 WITA

DPRD Kutim Harapkan Masyarakat Kooperatif dalam Proses Penertiban Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:56 WITA

DPRD Kutim Berharap Pelaku Asusila di Babat Habis Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:22 WITA

DPRD Kutim Harap Pemerintah Lebih Tegas Tertibkan Pedagang di Pasar Rantau Pulung

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:17 WITA

Yan Sebut Kendala Pembangunan Terkait Serapan Anggaran Belum Maksimal

Senin, 10 Juni 2024 - 22:47 WITA

DPRD Kutai Timur Panggil Tiga Dinas Terkait Serapan APBD TA 2024

Selasa, 21 Mei 2024 - 06:13 WITA

Purna Tugas, Basti Fokus Ke Keluarga

Rabu, 15 Mei 2024 - 22:13 WITA

Kasmidi Bulang Kembalikan Formulir Ke PDI Dan Inginkan Berjuang Bersama PDI

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page

error: Content is protected !!