Pandangan Umum Fraksi PPP pada Raperda APBD TA 2025 di Kabupaten Kutai Timur

- Redaksi

Sabtu, 23 November 2024 - 01:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

Loading

KUTAI TIMUR – Rapat Paripurna ke-20 DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merupakan pertemuan penting yang digelar untuk membahas penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025.

Pandangan umum ini dibacakan oleh Ramadhani, wakil dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di hadapan para pemimpin DPRD Kutim, termasuk Ketua DPRD Kutim, Jimmi, Wakil Ketua II Prayunita Utami, Pemkesra Kutim, dan berbagai undangan lainnya.

Pandangan umum yang disampaikan oleh Ramadhani memberikan apresiasi positif dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kutim atas kerja keras mereka.

Baca Juga :   Masalah Teknis SPD Menghambat Progres Pencairan Anggaran di Kutai Timur

Ia juga mengungkapkan penghargaan atas prioritas penganggaran yang diberikan untuk komponen belanja daerah.

Dalam pandangannya, komponen belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp. 11,136 triliun dengan rincian sebagai berikut: belanja operasi sebesar Rp. 5,603 triliun, belanja modal sebesar Rp. 4,321 triliun, belanja tidak terduga sebesar Rp. 20 miliar, dan belanja transfer yang berasal dari belanja bantuan yang diproyeksikanar Rp. 1,191 triliun.

Ramadhani juga berharap beberapa hal yang telah ditargetkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2025.

Baca Juga :   Masukan Fraksi PKS Atas R-APBD Kutim 2025 Harap Pemerintah Seimbangkan Belanja Modal dan Operasi

“Target pendapatan daerah pada 2025 yang diproyeksikan sebesar Rp. 11,151 triliun. Dengan rincian PAD sebesar Rp. 358,388 miliar, pendapatan transfer sebesar Rp. 10,245 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 547,795 miliar,” sebutnya.

Sebagai antisipasi dalam percepatan yang telah ditargetkan dalam APBD TA 2025, Ramadhani mengungkapkan harapannya agar Pemerintah Kutim dapat cerdas dan kreatif dalam menghasilkan dan mengelola sumber-sumber pendapatan.

Menurutnya, pemerintah harus tidak hanya membelanjakan dan menghabiskan anggaran, tetapi juga perlu mencari sumber pendapatan alternatif secara kreatif dan inovatif dengan mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada secara efektif dan efisien.

Baca Juga :   Optimisme Terhadap e-Katalog Versi 6 dalam Mempercepat Pengadaan Barang dan Jasa di Kutai Timur

Dalam pandangan Ramadhani, ada beberapa tantangan yang mungkin dihadapi oleh Pemerintah Kutim dalam mencapai target pendapatan tersebut.

Salah satunya adalah keterbatasan sumber dayam dan potensi ekonomi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat untuk mengatasi hal ini, seperti diversifikasi sumber pendapatan dan peningkatan efisiensi pengelolaan anggaran.

Terakhir, dia meminta agar satuan kerja perangkat daerah dapat bekerja keras, bergerak cepat, cermat dan tepat dalam melaksanakan program dan kegiatan.

“Sehingga target-target hendak dicapai terpenuhi serta serapan anggaran bisa dimaksimalkan,” pungkasnya.(Adv/res)

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA