Syarifatul Syadiah Dorong Inisiatif Pendidikan Digital untuk Daerah Terpencil

- Redaksi

Selasa, 12 November 2024 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sadiah.

Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Sadiah.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim, Syarifatul Syadiah, menekankan pentingnya pengembangan pendidikan digital di daerah terpencil Kalimantan Timur untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan akibat kendala infrastruktur internet.

Bersama pemerintah daerah, ia mendukung perluasan akses teknologi di wilayah pedalaman yang selama ini sulit terhubung dengan layanan digital.

“Kami telah memberikan seribu laptop gratis kepada para guru dan menyediakan seribu titik WiFi di daerah-daerah yang rentan sinyal lemah,” ungkapnya.

Baca Juga :   Salehuddin Dorong SMK di Kaltim Fokus pada Potensi Daerah dan Tuntutan Industri Lokal

Inisiatif ini, menurut Syarifatul, merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak akan digitalisasi pendidikan, seperti ujian berbasis komputer yang kini semakin umum.

“Kami ingin memastikan anak-anak di daerah terpencil tetap mendapat akses belajar yang layak meskipun ada kendala akses internet,” jelasnya.

Kaltim menghadapi tantangan geografis yang berat, terutama di wilayah pedalaman dan pesisir yang kerap terisolasi dari infrastruktur telekomunikasi.

Baca Juga :   Fuad Fakhruddin Desak Pemerintah Tegas Tangani Penjualan BBM Eceran yang Berisiko di Samarinda

Blank spot masih menjadi kendala utama bagi masyarakat di sana untuk mendapatkan akses digital.

“Kedepannya, kami berkomitmen memperluas jaringan internet hingga ke daerah-daerah yang selama ini belum terjangkau,” ujarnya.

Dengan program ini, ia berharap pendidikan di Kaltim bisa lebih inklusif, dan anak-anak di seluruh wilayah tidak lagi tertinggal karena keterbatasan akses digital.

Baca Juga :   Prioritas Perbaikan Pelayanan Kesehatan di RSUD AWS Samarinda Didorong Legislatif

“Harapan kami, ke depannya tak ada lagi area yang blank spot,” pungkasnya. (adv)

Berita Terkait

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026
Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak
Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat
Sangatta Fiesta Gelar Konferensi Pers Kutim Culinary Fest 2025, Hadirkan Dewa 19 dan Ratusan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru