Didatangi Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Warga Samarinda Seberang Minta Normalisasi Sungai Dilanjutkan

- Redaksi

Jumat, 8 November 2024 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra.

Loading

SAMARINDA – Warga di RT 3, Kelurahan Rapat Dalam, Samarinda Seberang, kembali mengeluhkan kondisi banjir yang kerap terjadi setiap kali hujan turun. Keluhan ini disampaikan langsung saat reses Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Andi Satya Adi Saputra, pada Rabu (6/11/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Adi menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda sebenarnya telah melakukan upaya normalisasi sungai.

Namun, warga setempat berharap agar normalisasi ini dilanjutkan hingga ke area Jembatan Mahakam. Menurut warga, perluasan normalisasi yang mencakup hingga pertengahan Mahakam diyakini dapat mengatasi masalah banjir secara lebih efektif.

Baca Juga :   Andi Satya Dorong Penertiban Parkir Liar Demi Kelancaran Lalu Lintas di Samarinda

“Masyarakat meminta agar normalisasi sungai ini dilakukan sampai ke Jembatan Mahakam agar aliran air bisa lebih lancar dan tidak ada hambatan di bagian muara,” kata Adi.

Adi juga menyampaikan warga Samarinda Seberang mengkhawatirkan jika normalisasi hanya dilakukan di satu titik tanpa perbaikan pada muaranya, banjir akan tetap terjadi di kawasan tersebut.

Baca Juga :   Pilkada Kaltim 2024 Usai, Agusriansyah Ajak Masyarakat Kembali Bersatu

“Jika hanya dilakukan di sekitar sini sementara di muara belum diperbaiki, maka risiko banjir akan tetap ada,” jelas Adi yang akrab disapa Satya.

Selain masalah banjir, Adi juga menyoroti dampak positif pembangunan infrastruktur bagi kemajuan sumber daya manusia di wilayah tersebut. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :   Ananda Emira Moeis: Database Pertanian Jadi Fondasi Ketahanan Pangan di Era IKN

“Saya yakin jika infrastruktur dibangun dengan baik, maka kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat seiring berjalannya waktu,” pungkasnya.

Reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka, yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait demi kenyamanan dan keselamatan warga di Samarinda Seberang. (adv)

Berita Terkait

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Lemahnya Implementasi Perda Kawasan Tanpa Asap Rokok, DPRD Kaltim Angkat Suara
Syarifatul Sya’diah Dorong Pemerataan Pendidikan di Pedalaman Berau
Yonavia Desak Perbaikan Jalan dan Akses Air Bersih di Kubar dan Mahulu
Pemuda Samarinda Seberang Diberdayakan Lewat Soswasbang: Pancasila sebagai Pedoman Hidup
Afif Rayhan Ajak Mahasiswa Peduli Isu-isu Politik
Penanganan Banjir di Samarinda, Subandi Desak Pemerintah Lakukan Langkah Tepat

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA