Populasi Kutim Meningkat, Yusri Yusuf Dorong Pemerintah Tingkatkan Jumlah Sekolah Kesehatan

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 09:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Mengutip Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengalami peningkatan sejak 22 tahun terakhir.

Menanggapi hal ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Yusri Yusuf, menyerukan pentingnya penambahan sekolah kesehatan di wilayah Kutim.

Hal ini karena, menurutnya kebutuhan tenaga medis yang terus meningkat seiring bertambahnya populasi menjadi tantangan yang harus segera diatasi melalui penguatan pendidikan kesehatan.

Baca Juga :   Faisal Rachman: MYC Menjadi Penyumbang Besarnya Silpa

“Kalau untuk tenaga kesehatan di Kutim, saya berharap pemerintah lebih berkonsentrasi pada peningkatan pendidikan kesehatan, karena jumlah penduduk kita juga semakin tinggi,” kata Yusri saat ditemui diruangannya Jumat (1/11/2024).

Ia menjelaskan, kesehatan masyarakat merupakan hal yang vital untuk diperhatikan. Memurutnya semakin banyak sekolah kesehatan, akan cukup membantu hal ini.

Ketersediaan tenaga kesehatan lokal, kata Yusri, dapat terpenuhi dan layanan kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan.

Baca Juga :   Anggota DPRD Fitriyani, Pemerintah Harus Peka Terhadap Kebutuhan Pendidikan di Kutai Timur

“Dengan adanya penambahan ini, kita mempersiapkan anak-anak Kutim agar bisa langsung bekerja di dunia kesehatan. Semakin banyak tenaga medis yang tersedia, pelayanan kesehatan masyarakat akan semakin baik,” jelasnya.

“Saat ini, Kutim hanya memiliki satu institusi pendidikan keperawatan, yaitu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Singa Geweh, yang berlokasi di Sangatta Selatan. Sekolah tersebut telah melahirkan lulusan kompeten di bidang keperawatan,” tambahnya.

Baca Juga :   Perayaan My Day di Kutai Timur, Basti Sangga Langi Apresiasi Para Pekerja dan Serikat Buruh

Namun Yusri menilai hal itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan daerah.

“Kami memerlukan penambahan sekolah lain untuk mempersiapkan lebih banyak tenaga medis ke depan,” kata Yusri.

Selain itu pendirian sekolah keperawatan baru, jelas Yusri, tidak hanya bertujuan mencetak tenaga medis yang lebih banyak, tetapi juga memberikan peluang bagi generasi muda Kutim untuk langsung bekerja sesuai bidangnya(Adv/r)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru