Agus Aras Harap Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Provinsi dalam Penanganan Banjir di Bontang

- Redaksi

Selasa, 26 November 2024 - 11:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agus Aras.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Aras, menekankan pentingnya pendekatan terpadu dalam mengatasi banjir di Kota Bontang.

Dia menilai perlunya desain penanganan banjir yang komprehensif agar alokasi dana dari provinsi dan pusat dapat digunakan secara efektif.

“Desain penanganan banjir harus menyeluruh, tidak bisa parsial. Kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.

Baca Juga :   KaDisdikbud Kutim Mulyono Harapkan Adanya Tambahan Sekolah Untuk Tingkat SMA Dan SMK

Sebagai wakil dari Dapil VI, Agus menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bontang dalam mengatasi permasalahan banjir, termasuk mendukung program strategis seperti rencana pembuatan sodetan sungai di Kutai Timur yang bermuara ke Sungai Bontang.

Agus juga mengungkapkan pada 2025, Kota Bontang akan menerima alokasi bantuan keuangan (Bankeu) dari APBD Kaltim sebesar Rp 226 miliar, yang mayoritasnya akan difokuskan pada penanganan banjir di titik-titik rawan.

Baca Juga :   Dinaskertrans Kutim Dorong Perusahaan untuk Meningkatkan Perjanjian Kerja

“Semoga alokasi dana ini bisa dikelola dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” terangnya.

Politisi Partai Demokrat itu menyoroti pembangunan Bendungan Pengendali (Bendali) di Desa Suka Rahmat sebagai solusi penting untuk banjir kiriman dari hulu sungai.

Namun, Agus mencatat bahwa proyek ini menghadapi kendala teknis karena lokasi pembangunan berada di kawasan hutan lindung, yang memerlukan persetujuan dari kementerian terkait.

Baca Juga :   Tantangan SDM Menghambat Keberhasilan Digitalisasi Pengadaan di Kutai Timur

“Harapan kami, kendala ini bisa segera teratasi agar proyek Bendali dapat terealisasi,” pungkasnya.

Langkah Agus ini menunjukkan urgensi kolaborasi lintas lembaga dalam penanganan banjir yang efektif dan berkelanjutan di Kota Bontang, memastikan dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (adv)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru