Yonavia Tekankan Pentingnya Literasi Digital dan Keamanan Jaringan dalam Digitalisasi Pendidikan

- Redaksi

Kamis, 28 November 2024 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Yonavia.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Yonavia.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Yonavia, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara digitalisasi pendidikan, literasi digital, dan keamanan jaringan.

Dalam menghadapi transformasi digital yang semakin meluas di sektor pendidikan, Yonavia mengingatkan peningkatan literasi digital bagi peserta didik dan tenaga pendidik harus berjalan seiring dengan penguatan infrastruktur dan perlindungan data.

Baca Juga :   Baharuddin Muin: Pembangunan IKN Harus Seimbang dengan Peningkatan SDM Lokal

Menurut Yonavia, meskipun digitalisasi pendidikan semakin berkembang di berbagai jenjang, baik di sekolah dasar hingga perguruan tinggi, upaya ini harus diimbangi dengan pengetahuan digital yang memadai untuk mengurangi risiko kejahatan dunia maya.

“Pendidikan di era digital memerlukan keseimbangan antara kelengkapan sarana, keamanan jaringan, dan literasi penggunanya,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah untuk membangun infrastruktur digital yang kokoh guna mendukung proses digitalisasi pendidikan yang lebih aman dan efisien.

Baca Juga :   Disnakertrans Kutim Kembali Bentuk LKS Tripartit

Di sisi lain, Yonavia mengingatkan bahwa sektor pendidikan menjadi sasaran potensial bagi para penjahat siber.

Banyak lembaga pendidikan yang menyimpan data sensitif seperti informasi siswa dan catatan akademik yang rentan terhadap serangan siber.

“Keamanan data sangat krusial untuk melindungi privasi dan kelancaran operasional lembaga pendidikan,” tambahnya.

Menurut Yonavia, perhatian terhadap masalah keamanan cyber harus menjadi bagian integral dari upaya memperkuat pendidikan di era digital.

Baca Juga :   Sayid Muziburrachman Serap Aspirasi Warga Samarinda Seberang

“Tanpa keamanan yang baik, digitalisasi pendidikan bisa menjadi ancaman, bukan hanya kemajuan,” tegasnya. (adv)

Berita Terkait

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA