Menu

Mode Gelap
Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

Advertorial · 11 Nov 2021 13:40 WITA

Pemkab Kutim Targetkan Pencapaian UHC Pada Penyelenggara BPJS


 Pemkab Kutim Targetkan Pencapaian UHC Pada Penyelenggara BPJS Perbesar

KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur menaruh harapan besar pada pencapaian dari UHC ” Universal Health Coverage” pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Pemerintah Kabupaten Kutai Timur  menargetkan hingga akhirnya tahun 2021 bisa tercapai. Atau  awal tahun 2022 sudah bisa berlaku di Kabupaten Kutim.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan usai pembahasan Nota Kesepakatan Pemkab Kutim dengan BPJS tentang optimalisasi program jaminan kesehatan nasional (JKN), diruang kerja Bupati, Kamis (11/11/2021).

Bupati menjelaskan, dalam artiannya untuk memudahkan masyarakat yang belum terdaftar dalam program JKN, dalam kepengurusannya. Karena biasanya, masa aktivasi kartu BPJS kurang lebih dua pekan baru bisa digunakan. Namun apabila Kutim sudah UHC, pengurusan kartu BPJS nya bisa sehari.

“Saat ini kita (Pemkab Kutim) ingin mengejar UHC untuk masyarakat Kutim. Kenapa? Karena selama ini, banyak keluhan dari masyarakat terkait lamanya pengurusan jaminan kesehatan. Sebab, ketika sakit baru mendaftar. Ini tidak bisa segera digunakan harus menunggu lagi. Nah ketika kita sudah resmikan UHC maka kartu BPJS bisa berlaku saat itu juga,” kata Ardiansyah.

Lebih lanjut Ardiansyah menambahkan, saat ini Pemkab Kutim melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menyediakan dana yang setera untuk membiayai 12 ribu orang. Orang nomor satu di Pemkab Kutim ini berharap masyarakat Kutim yang belum tercover dalam program JKN bisa terdaftar akhir 2021 ini.

Ia mengakui, selalu berkoordinasi dengan Dinkes guna membantu masyarakat yang kesulitan dalam melengkapi kebutuhan administratif yang dibutuhkan.

Sementara itu, Kepala cabang PBJS Kabupaten Kutim, Ika Irawati juga mengakui bahwasanya Pemkab Kutim akan terus memperpanjang kerjasama terkait JKN demi kepentingan masyarakat Kutim.

Dikatakan Ika, pihaknya selaras dengan keinginan Bupati terkait JKN bagi masyarakat Kutim. Serta untuk mencapai UHC secepatnya.

“Kalau bisa ya di bulan Desember ini. Paling lamanya Januari 2022. Karena ini (UHC) bakal memudahkan masyarakat dan sejalan dengan program kerja Bupati, untuk memberikan pengobatan yang gratis atau tidak mahal terhadap semua,” terangnya.

Untuk diketahui, UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim

30 November 2021 - 10:43 WITA

Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey

29 November 2021 - 23:28 WITA

Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih

29 November 2021 - 22:00 WITA

Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

29 November 2021 - 21:51 WITA

Tes SKB CPNS 2021 Resmi Dibuka

24 November 2021 - 15:17 WITA

Bangun Pariwisata di Kutim, Ardiansyah Berharap Ada Investor yang Tertarik

24 November 2021 - 14:44 WITA

Trending di Advertorial