Menu

Mode Gelap
Buaya 4.7 Meter Di Tangkap Di Permandian Labuan Cermin Berau Kaltim Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

Advertorial · 15 Nov 2021 15:05 WITA

Pemkab Kutim Canangkan Kecamatan Kaubun Jadi Lumbung Padi


 Pemkab Kutim Canangkan Kecamatan Kaubun Jadi Lumbung Padi Perbesar

KUTAI TIMUR – Pemerintah terus berupaya meningkatkan pengembangan pertanian berkelanjutan, Pemerintah berusaha meningkatan skala usaha dibidang pertanian. Pemkab Kutai Timur (Kutim) sangat berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian. Terutama untuk hasil padi sawah yang coba di upayakan peningkatan terkait produksinya.

Keseriusan ini ditunjukkan langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang melakukan tanam perdana padi sawah di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutim. Senin (15/11/2021).

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, Pemkab Kutim akan terus meningkatkan perekonomian di Kutim berbasis pertanian. Karena ia percaya jika pertanian dapat menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

“Tentunya berbasis pada pertanian hinga pada hilirisasi pada turunan produk pertanian tersebut. Pemerintah telah menyiapkan dan berusaha untuk menciptakannya, pengembangan sektor prioritas daerah akan menjadi perhatian serius kita bersama, sehingga mendapat hasil yang diharapkan,” ujar Ardiansyah.

Diungkapkannya lagi bahwa sejak Kutim berdiri, pemerintah dan DPRD terus memberikan perhatian kepada para petani. Menyiapkan infrastruktur, seperti mencetak sawah, membuka lahan, mendistribusikan bibit dan apa saja yang dibutuhkan petani di Kutim.

“Yang sekarang menjadi persoalan adalah sampai kapan para petani bisa mandiri, kita tidak ingin para petani terus ketergantungan meskipun pemerintah punya kewajiban. Kita ingin agregat yang dilakukan para petani mampu mempengaruhi peningkatan kehidupan ekonomi kerakyatan,” paparnya.

Ardiansyah sangat menginginkan adanya kemandiraian untuk para petani di Kutai Timur, meskipun pemerintah dan suwasta tidak dapat lepas dari kewajibannya, seperti penyediaan infrastruktur, penyediaan bibit unggul, proses pascapanen dan pemasarannya.

“Yang dimaksud kemandirian petani yang sederhana adalah bagaimana kenginan dan kemampuan petani dalam mengolah lahannya dengan baik dan benar sesuai aturan serta mampu memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki secara optimal dengan tujuan mencapai kesejahteraannya,” jelasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kutim Agusriansyah dan Faisal Rahman, Camat Kaubun, Riyanto, Kepala Dinas Pertanian Kutim Dyah Ratnaningrum, perwakilan OPD, kelompok tani,tokoh masyarakat dan stakeholder terkait.(ADV)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Potong Tumpeng Tandai Launching Jersey dan Tim Persikutim untuk Liga 3 PSSI Kaltim

30 November 2021 - 10:43 WITA

Asosisasi Kabupaten (Askab) PSSI Dengan Tim Persikutim Launching Tim Dan Jersey

29 November 2021 - 23:28 WITA

Sah, Bupati Lantik 63 Kades Terpilih

29 November 2021 - 22:00 WITA

Pemkab Kutim Luncurkan Aplikasi Pengaduan Lingkungan Hidup Berbasis Android

29 November 2021 - 21:51 WITA

Tes SKB CPNS 2021 Resmi Dibuka

24 November 2021 - 15:17 WITA

Bangun Pariwisata di Kutim, Ardiansyah Berharap Ada Investor yang Tertarik

24 November 2021 - 14:44 WITA

Trending di Advertorial