Pemkab Kutim Canangkan Kecamatan Kaubun Jadi Lumbung Padi

- Redaksi

Senin, 15 November 2021 - 15:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Pemerintah terus berupaya meningkatkan pengembangan pertanian berkelanjutan, Pemerintah berusaha meningkatan skala usaha dibidang pertanian. Pemkab Kutai Timur (Kutim) sangat berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian. Terutama untuk hasil padi sawah yang coba di upayakan peningkatan terkait produksinya.

Keseriusan ini ditunjukkan langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang melakukan tanam perdana padi sawah di Desa Bumi Rapak, Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutim. Senin (15/11/2021).

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan, Pemkab Kutim akan terus meningkatkan perekonomian di Kutim berbasis pertanian. Karena ia percaya jika pertanian dapat menunjang peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :   Disnaker Upayakan Bekali Calon Pekerja Dengan SDM Sesuai Kebutuhan Perusahaan

“Tentunya berbasis pada pertanian hinga pada hilirisasi pada turunan produk pertanian tersebut. Pemerintah telah menyiapkan dan berusaha untuk menciptakannya, pengembangan sektor prioritas daerah akan menjadi perhatian serius kita bersama, sehingga mendapat hasil yang diharapkan,” ujar Ardiansyah.

Diungkapkannya lagi bahwa sejak Kutim berdiri, pemerintah dan DPRD terus memberikan perhatian kepada para petani. Menyiapkan infrastruktur, seperti mencetak sawah, membuka lahan, mendistribusikan bibit dan apa saja yang dibutuhkan petani di Kutim.

Baca Juga :   Pakai Sistem Aplikasi Online, Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa Transparan

“Yang sekarang menjadi persoalan adalah sampai kapan para petani bisa mandiri, kita tidak ingin para petani terus ketergantungan meskipun pemerintah punya kewajiban. Kita ingin agregat yang dilakukan para petani mampu mempengaruhi peningkatan kehidupan ekonomi kerakyatan,” paparnya.

Ardiansyah sangat menginginkan adanya kemandiraian untuk para petani di Kutai Timur, meskipun pemerintah dan suwasta tidak dapat lepas dari kewajibannya, seperti penyediaan infrastruktur, penyediaan bibit unggul, proses pascapanen dan pemasarannya.

Baca Juga :   DP2KB Kutai Timur Siapkan Anggaran Rp 65 Miliar untuk Tangani Keluarga Berisiko Stunting

“Yang dimaksud kemandirian petani yang sederhana adalah bagaimana kenginan dan kemampuan petani dalam mengolah lahannya dengan baik dan benar sesuai aturan serta mampu memanfaatkan sumberdaya yang dimiliki secara optimal dengan tujuan mencapai kesejahteraannya,” jelasnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kutim Agusriansyah dan Faisal Rahman, Camat Kaubun, Riyanto, Kepala Dinas Pertanian Kutim Dyah Ratnaningrum, perwakilan OPD, kelompok tani,tokoh masyarakat dan stakeholder terkait.(ADV)

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA