Disdikbud Kutim: Program Seragam dan Kebijakan Pendidikan Fokus Ringankan Beban Orang Tua

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) tengah mengupayakan pemenuhan program seragam gratis bagi para siswa, meski menghadapi berbagai tantangan terkait penganggaran. Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan bahwa program ini murni untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, bukan karena tahun politik. Menurutnya, pelaksanaan bertahap diperlukan agar anggaran tetap seimbang sepanjang tahun.

Baca Juga :   Wabup Pastikan Soal Ujian Tak Mungkin Bocor

“Pemenuhan program seragam gratis ini jangan disalahartikan karena tahun politik. Kami hanya menerjemahkan visi-misi Bupati, sehingga harapannya bisa terwujud,” jelas Mulyono.

“Anggarannya besar, jadi kalau semua ditaruh di depan, pertengahan tahun bisa tidak tercover. Maka, kami masukkan sebagian di anggaran murni dan sisanya di anggaran perubahan,” lanjutnya.

Untuk mendukung program ini, Disdikbud juga mengeluarkan kebijakan agar sekolah tidak memaksakan siswa membeli buku pelajaran. “Sekolah tidak boleh mewajibkan anak beli buku. Kalau ada yang mau beli, silakan, tapi tidak wajib. Kalau ada yang mewajibkan, lapor ke saya,” tegas Mulyono.

Baca Juga :   Disnaker Upayakan Bekali Calon Pekerja Dengan SDM Sesuai Kebutuhan Perusahaan

Selain itu, Disdikbud memberikan kelonggaran dalam penggunaan seragam sekolah. Hingga akhir tahun, siswa tidak diwajibkan mengenakan seragam tertentu sesuai hari. “Misalnya, jika hari Rabu harus pakai Pramuka, tapi seragamnya belum ada, siswa boleh pakai seragam lain,” ungkapnya. Kebijakan ini bertujuan meringankan beban orang tua, yang diharapkan dapat lebih fleksibel hingga seluruh program seragam gratis selesai.

Baca Juga :   Fraksi AKB DPRD Kutim Apresiasi Predikat WTP, Sarankan Perbaikan Tata Kelola Keuangan Daerah

Dengan berbagai kebijakan ini, Disdikbud Kutim berupaya maksimal untuk memastikan program pendidikan berjalan lancar dan tidak memberatkan masyarakat, sekaligus menjadikan pendidikan lebih inklusif dan mudah diakses bagi semua kalangan di Kutim.(Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA