Penggelontoran APBD Untuk Jembatan Telen Dari APBD 2023 Sudah Menjadi Silpa

- Redaksi

Rabu, 24 April 2024 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Pemerintah daerah Kabupaten Kutai Timur, melalu dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang menjelaskan terkait Total anggaran pengerjaan Jembatan Telen Kecamatan Telen Kabupaten Kutai Timur.

Angaran sebesar Rp 55 Miliar lewat program Multi Year Contrak (MYC) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untul pekerjaan jembatan Telen.

Karena MYC, penganggaran dilakukan secara bertahap oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mulai dari APBD Murni 2023 sebesar Rp 42 miliar, APBD Perubahan 6,5 miliar, APBD Murni 2023 sebentar 6,5 Miliar.

Baca Juga :   Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman di Kukuhkan Sebagai Pengurus DMI Kutim

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Muhammad Muhir melalui Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kutim Wahasuna Aqla mengatakan karena keterlambatan pengerjaan, anggaran Jembatan Telen dari APBD Tahun 2023 itu akhirnya menjadi Silpa dan akan dimasukkan ke APBD Perubahan 2024.

“Sudah menjadi Silpa karena pekerjaan baru mulai awal tahun ini, dengan demikian anggaran bergeser ke Perubahan 2024,” katanya kepada media ini di Ruang Kerjanya.

Baca Juga :   PLT Kadis PU Prioritas Pembangunan Perencana, Kami Hanya Pelaksana Sesuai Mandat

Meskipun bergeser, anggaran tersebut tetap difokuskan pada pembangunan Jembatan Telen sebab jangka waktu pengerjaan proyek multi years dilangsungkan selama dua tahun,yakni 2023 dan 2024.

“Kami komitmen untuk penyelesaian pengerjaan ini, pembangunan sudah berlangsung sejak awal tahun ini berharap bisa rampung sebelum jatuh tempo,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru