Sosok Guru Penggerak: Guru Bergerak, Menggerakkan, Berdampak, dan Menginspirasi

- Redaksi

Rabu, 24 April 2024 - 18:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim) Kasmidi Bulang secara resmi membuka lokakarya 7 angkatan 9 program calon guru penggerak. Acara yang dipusatkan di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, itu berlangsung pada Minggu (28/4).

Guru Penggerak adalah guru yang diharapkan bisa menghadirkan fisik dan hatinya dalam proses pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Guru yang mendidik disertai hati dan mengajar disertai rasa, guru yang berdedikasi, bernilai, dan mendapatkan tempat di hati peserta didiknya. Mengapa?
Karena berbagai upaya peningkatan mutu guru, termasuk program guru penggerak, muaranya adalah untuk murid, murid, dan murid sehingga kesejahteraan murid sebagaimana yang dicita-citakan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara bisa terwujud.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Siapkan Ambulans Bergiliran untuk Puskesmas, Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur, Mulyono menjelaskan bahwa sudah ada yang menjadi guru penggerak sebanyak 101 orang dari tiga Angkatan sebelumnya dan saat ini data nya sudah ada di kumpulkan.

“Diangkatan pertama sebanyak 45 orang dan diangkatan kedua sebanyak 36 orang, kemudian diangkatan ketiga sebanyak 20 orang dan ini sudah selesai sebanyak 101 orang guru penggerak. Dan ditambah angkatan ke empat ini sebanyak 86 orang,” ucap Kadisdikbud Kutim Mulyono

Baca Juga :   Jahidin Tegaskan ASN Harus Fokus Pelayanan Publik

“Ini juga merupakan salah satu program untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memberikan pelajaran yang menyenangkan dan juga dalam kurikulum merdeka,”lanjutnya

Ada pepatah yang mengatakan bahwa “Kalau guru ingin terus mengajar, maka dia harus terus belajar.” Program Guru Penggerak adalah jalan untuk mewujudkan hal tersebut. Dengan adanya guru penggerak ini diharapkan bisa menjadi contoh dan inspirasi bagi guru yang lain.

Baca Juga :   Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

“Jelas harapan kita kepada guru penggerak ini bisa menjadi agen perubahan dalam artian bisa menberi contoh dan bisa memotivasi guru-guru lain dalam hal pembelajaran yang lebih menyenangkan,” jelasnya

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru