Progres Pembangunan Fisik di Kutai Timur Capai 60%, Namun Terhambat Kendala SIPD

- Redaksi

Selasa, 19 November 2024 - 14:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Insan Bowo Asmoro, mengungkapkan bahwa hingga saat ini capaian pembangunan fisik di daerah tersebut telah mencapai 60 persen. Meskipun angka ini menunjukkan kemajuan yang signifikan, Bowo menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan fisik proyek menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah.

“Yang jelas secara fisik sudah berjalan 60 persen, namun pengawasan terhadap kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua proyek yang sudah dimulai dapat berjalan sesuai dengan rencana,” kata Bowo. Ia menekankan, Pemkab Kutai Timur lebih menitikberatkan pada kualitas dan kelancaran pelaksanaan fisik sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai target.

Baca Juga :   Bupati Kutim Paparkan Rencana Perubahan Anggaran 2023 dalam Nota Pengantar

Namun, meski progres fisik sudah cukup baik, Pemkab Kutai Timur menghadapi kendala teknis yang menghambat kelancaran realisasi anggaran. Bowo menjelaskan bahwa masalah utama yang dihadapi adalah terkait dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), yang menyebabkan terhambatnya proses pencairan anggaran. “Masalah pada SIPD ini mempengaruhi pencairan dana, sehingga meskipun progres fisik sudah berjalan, pencairan anggaran untuk melanjutkan proyek masih terhambat,” jelasnya.

Baca Juga :   Kabag Administrasi Kutim Beberkan Dua Agenda Ptioritas Kutim Jelang Akhir Tahun 

Kendala administrasi ini tidak hanya soal teknis, tetapi juga mempengaruhi aliran dana yang dibutuhkan untuk memastikan kelanjutan pembangunan. Oleh karena itu, meskipun capaian pembangunan fisik menunjukkan kemajuan, realisasi anggaran tetap menjadi tantangan yang harus segera diatasi agar proyek-proyek pembangunan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. (Adv)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru