Bupati Kutim Paparkan Rencana Perubahan Anggaran 2023 dalam Nota Pengantar

- Redaksi

Kamis, 3 Agustus 2023 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

SANGATTA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kutim tahun 2023 diproyeksikan sekitar Rp 9.073 trilyun. Hal itu tergambar dalam penyampaian Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun Anggatran 2023, yang disampaikan Bupati dalam sidang paripurna di DPRD Kutim, Kamis (3/8/2023).

Menurut Bupati Ardiansyah Sulaiman, besarnya KUA-PPAS Perubahan ini berasal dari proyeksi pendapatan awalnya Rp 5,945 trilyun naik 1,545 trilyun menjadi 7,491 trilyun. Kemuidan ditambah surplus pembiayaan daerah sebesar Rp 1,579 trilyun.

Baca Juga :   Program Prioritas Disdikbud Kutim Sejalan dengan Visi Misi Pemkab

Ada beberapa faktor yang menjadi alasan perubahan dalam KUA – PPAS diantaranya percepatan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jembatan, jalan dan penyelesaian pelabuhan Kenyamukan. Selanjutnya pemenuhan gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) pegawai dengan perjanjian kerja (PPPK), pemenuhan kekurangan TPP PNS dan gaji TK2D, pergeseran kegiatan antar perangkat daerah serta perubahan lokasi atau kelompok sasaran.

Baca Juga :   Rizali Hadi Buka Pelatihan Paskibraka 2023

“Pemkab Kutim juga memperoleh insentif yang berasal dari fasilitas penurunan emisi gas rumah kaca (carbon forest facility fun) berbasis kinerja,” ujar Ardiansyah.

Ditambahkannya dalam melaksanakan program kegiatan Pemkab Kutim berkomitmen berorientasi pada “money follow program dan “spreading better”. Artinya seluruh OPD harus melaksanakan program prioritas yang telah disepakati bersama dengan DPRD.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Telen Terdampak

“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh dinas untuk segera melaksanakan dan saya berkomitmen tidak ikut campur dalam proses tender suatu kegiatan,” tegas Ardiansyah.

Ardiansyah juga memohon dukungan legislative dalam mendukung program dan kegiatan yang terttuang dalam nota pengantar ini.

“Tanpa kerjasama, kolaborasi apik, pembangunan di Kutim tentu tidak lancar dan efektif,” tutupnya.(Adv)

Berita Terkait

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur
Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur
Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas
Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk
Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur
Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Berita Terkait

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:57 WITA

DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA