KaDisdikbud Kutim Mulyono Harapkan Adanya Tambahan Sekolah Untuk Tingkat SMA Dan SMK

- Redaksi

Kamis, 25 April 2024 - 16:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Penerimaan siswa baru tingkat SMP dan SMA  sebentar lagi bergulir. Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim Mulyono mengatakan bahwa penerimaan siswa baru hingga saat ini belum di temui adanya masalah.

Dirinya menegaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi rutinitas tiap tahun jadi tidak ada kendala. Tim Teknis Kadis Juga masih terus melakukan perisiapan. “inikan sudah kegiatan rutin, dan alhamdulillah di tingkat SMP dan SMA tidak ada masalah juga. Saat ini masih dipersiapkan oleh tim teknisnya kadis dan tidak ada kendala,” Ungkap Kadisdikbud

Baca Juga :   Tumbuhkan Semangat Qurani, Pemkab Kutim Gelar TOT Metode An Nahdliyah

Akan tetapi Kadis Mulyono juga tidak menampik terkait adanya kendala berupa masih kurangnya jumlah sekolah  dengan taraf SMA dan SMK. Sehingga menurutnya perlu untuk dibangun sekolah SMA dan SMK sebagai tambahan pemenuhan tempat pendidikan anak-anak usia sekolah SMA.

Mulyono mengakui bahwa besarnya jumlah calon peserta didik baru di tingkat SMA maupun SMK menjadi tantangan tersendiri.

Baca Juga :   Pemkab Kutai Timur Pastikan Distribusi Seragam Siswa Rampung Akhir Tahun

“Mungkin tantangannya ada pada jumlah calon peserta didik baru di SMA, tetapi kita tidak dapat mengungkap lebih lanjut karena ini berada di wilayah kerjanya provinsi,” jelasnya.

Untuk meningkatkan taraf pendidikan menuju yang lebih baik, Mulyono juga berharap pemerintah dapat memperhatikan pembangunan sekolah SMA maupun SMK. Dengan jumlah calon peserta didik baru yang banyak tersebut,

Baca Juga :   Pemkab dan DPRD Kutim Komitmen Siap jadi Daerah yang Mendukung Program Swasembada Pagan Presiden Prabowo

“Kami berharap pemerintah dapat membangun lagi sekolah SMA dan SMK di Sangatta, karena secara garis lurus memang masih kurang,” Ujar Mulyono.

 

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:56 WITA

Pendidikan Jadi Salah Satu Fokus Kerjasama Desa Kutai Timur

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:54 WITA

Sosialisasi Kerjasama Desa Jadi Fokus DPMDes Kutai Timur

Senin, 1 Desember 2025 - 20:53 WITA

Efektivitas Program Kerjasama Desa DPMDes Kutai Timur Tetap Digenjot Meski Anggaran Terbatas

Senin, 1 Desember 2025 - 20:47 WITA

Kerjasama Desa di Kutai Timur Didorong untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 30 November 2025 - 20:44 WITA

Contoh Kerjasama Desa: Listrik Desa Lomtesak Disuplai ke Lombentuk

Sabtu, 29 November 2025 - 22:48 WITA

Dukungan Internet dan Seragam Gratis untuk Siswa di Kutai Timur

Sabtu, 29 November 2025 - 20:38 WITA

Zainal Abidin, Hambatan Administrasi Jadi Tantangan DPMDes Kutai Timur dalam Kerjasama Desa

Sabtu, 29 November 2025 - 20:33 WITA

DPMDes Kutai Timur Rencanakan Sosialisasi Tata Cara Kerjasama Desa

Berita Terbaru