Andi Satya Adi Saputra Dapat Keluhan Warga Soal Akses Kesehatan di Reses Kelurahan Tenun

- Redaksi

Rabu, 27 November 2024 - 12:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra.

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Andi Satya Adi Saputra, menyerap aspirasi masyarakat terkait terbatasnya akses layanan kesehatan saat menggelar reses di Kelurahan Tenun, Kecamatan Samarinda Seberang, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Satya mendengarkan keluhan warga yang mengaku kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat kendala ekonomi dan keterbatasan fasilitas.

Baca Juga :   Agus Aras Harap Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Provinsi dalam Penanganan Banjir di Bontang

Banyak masyarakat yang tidak dapat aktif dalam program BPJS Kesehatan karena biaya iuran yang dirasa berat.

“Banyak keluarga yang terpaksa mengurangi asuransi kesehatan mereka karena keterbatasan ekonomi. Ini adalah masalah yang harus segera ditangani oleh pemerintah,” ungkap Andi Satya.

Sebagai anggota DPRD sekaligus seorang dokter, Andi Satya berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan dalam sistem kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.

Baca Juga :   Prioritas Perbaikan Pelayanan Kesehatan di RSUD AWS Samarinda Didorong Legislatif

Dia menyarankan adanya solusi bersama antara pemerintah dan pihak terkait agar pelayanan kesehatan dapat lebih merata dan mudah diakses.

“Isu ini akan saya bawa ke pemerintah dan stakeholder terkait untuk mencari solusi terbaik,” katanya.

Andi Satya juga menekankan pentingnya pembahasan isu kesehatan dalam agenda kerja DPRD kedepan. (adv)

Berita Terkait

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA