DPRD Kaltim Desak Pemerintah Tegas Tangani Pedagang BBM Eceran Tanpa Izin

- Redaksi

Kamis, 28 November 2024 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Anggota DPRD Kaltim, Fuad Fakhruddin.

Loading

SAMARINDA – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Fuad Fakhruddin, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap maraknya pedagang Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi eceran di Kota Samarinda, yang dinilai semakin tidak terkendali.

Menurutnya, keberadaan pedagang BBM eceran yang tidak berizin dapat membawa dampak serius bagi masyarakat, terutama terkait dengan aspek keselamatan dan pengawasan.

Fuad menyatakan tanpa pengawasan yang ketat dari pemerintah, potensi bahaya yang ditimbulkan pedagang yang tidak memenuhi standar operasional sangat besar, seperti kebakaran akibat penyimpanan BBM yang tidak sesuai prosedur.

Baca Juga :   Sapto Setyo Pramono: Trase Jalan Akan Lancarkan Akses ke Bandara APT Pranoto

“Keberadaan pedagang BBM eceran yang tidak berizin bisa sangat membahayakan. Jika tidak segera ditindak, ini bisa menjadi ancaman bencana yang sangat berisiko bagi warga sekitar,” ujar Fuad.

Ia menambahkan banyak pedagang yang tidak memiliki izin resmi dan pengawasan, sehingga menyulitkan deteksi kondisi penyimpanan BBM yang berisiko.

Karena itu, Fuad mendesak pemerintah untuk menegakkan aturan secara tegas dengan memberikan sanksi bagi pedagang yang tidak mematuhi standar keselamatan.

Baca Juga :   Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur Fokus Jalankan Tiga Tugas Utama untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

“Keselamatan masyarakat harus diutamakan, dan kami berharap pemerintah bertindak tegas terhadap pedagang yang tidak memenuhi syarat demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Fuad. (adv)

 

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 22:25 WITA

Akhmad Wasrip Tekankan Disiplin dan Kerja Kolektif, PKS Kutim Siapkan Kemenangan Politik

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:42 WITA

Dari Kutai Timur ke Panggung Nasional, PT Siap Umroh Haji Jadi Satu-satunya Travel Daerah yang Bersanding dengan Travel Besar di Jogja Umrah Travel Fair 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 20:16 WITA

Ardiansyah Sulaiman Rombak Kabinet Pejabat Kutim, Tekankan Pelayanan Publik Publik Berorientasi ASN Berakhlak

Selasa, 14 April 2026 - 16:28 WITA

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Sabtu, 22 November 2025 - 18:38 WITA

Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah

Minggu, 16 November 2025 - 14:46 WITA

Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat

Berita Terbaru