Pandi Widiarto Gelar Reses: Warga Keluhkan Minim Pendampingan Pelaku UMKM 

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 11:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Keluhan terkait Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi hasil yang diperoleh dari reses yang diselenggarkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutak Timur (Kutim), Pandi Widiarto.

Dalam agenda yang diselenggarakan di Dusun 8 RT 38, TPA An Nur G. House Swarga Bara, Sangatta Utara, pada Minggu (17/11/2024) kemarin. Pandi menyebut tidak sedikit warga di Dapilnya yang mengeluhkan minimnya pendampingan dan penyertaan modal setelah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) yang diselenggarakan pemerintah.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah Daerah, AHK Sebut Kemajuan Pengelolaan Keuangan Daerah

Menanggapi hal itu, Pandi Widiarto menyebut perlu adanya organisasi yang memayungi para pelaku UMKM. Semisal koperasi atau kelompok usaha bersama, sehingga kedepan pemerintah lebih terarah ketika memberi bantuan melalui alokasi dana pokok-pokok pikiran (pokir) yang dikelola anggota dewan.

“Koperasi atau kelompok usaha akan mempermudah akses ke berbagai bantuan, baik dari pemerintah maupun melalui pokir DPRD. Jadi, saya harap pelaku UMKM di wilayah ini bisa mulai merancang bentuk organisasi seperti itu,” ujar Pandi.

Baca Juga :   Akhmad Sulaiman: Profesi Nelayan Punya Potensi Besar bagi Peningkatan Kesejahteraan Kutim

Diketahui, reses ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, sekaligus membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk lebih fokus dalam membantu sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, diketahui salah satu warga yang mengikuti reses tersebut menyampaikan rasa kecewanya. Menurutnya, meskipun bimtek telah memberikan ilmu dan wawasan, ketiadaan pendampingan lanjutan dan penyertaan modal membuat hasil pelatihan kurang optimal.

Baca Juga :   Fraksi Partai Demokrat Dukung Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran

“Kami sudah mengikuti bimtek, tetapi sayangnya tidak ada pendampingan setelah itu. Modal juga tidak disediakan, padahal usaha kecil seperti kami sangat membutuhkan dukungan tersebut untuk berkembang,” ujar Selfi.

Karena itu pandi mengingatkan, bahwa penting bagi pemerintah, pelaku usaha, dan pihak terkait untuk melakukan sinergitas dan menciptakan ekosistem usaha yang mendukung pengembangan UMKM.

Menurutnya, dukungan modal dan pendampingan menjadi hal penting agar usaha kecil dapat berkembang dan berkontribusi pada perekonomian daerah.(adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA