Pemerintah Banyak Gelar Bimtek di Luar Daerah Jadi Sorotan DPRD Kutim

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2024 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

KUTAI TIMUR – Gelaran bimbingan teknis (Bimtek) yang banyak diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di luar daerah, mendapat sorotan tajam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim.

Anggota DPRD Kutim, David Rante, mengatakan perlu diperhatikan kembali terkait kebijakan pelaksanaan Bimtek di Kutim.

“Ya kalau bisa di sini kenapa harus ke luar,” ungkap David, kepada awak media pada Jumat (29/11/2024) kemarin.

Baca Juga :   Novel Tyty Apresiasi Kinerja Pemerintah Pusat Yang Memberikan Kesetaraan PPPK Dengan PNS

Kecuali, kata David, ada aturan yang mengharuskan kegiatan tersebut dilaksanakan di luar daerah, maka itu memang perlu.

“Apalagi jika ini memang upaya dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), seperti yang belakangan ini banyak dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kutim,” jelasnya.

Legislator Partai Gerindra ini berharap Bimtek ASN pada masing-masing OPD diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta menyesuaikan diri dengan dinamika dan kebutuhan zaman yang terus berkembang.

Baca Juga :   Peringati Hari Pahlawan, Legislator Uci Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai Perjuangan dalam Kehidupan Sehari-hari

“Kan sayang anggaran kalau pada saat Bimtek dilakukan, tapi presentasi hasilnya rendah. Karena Bimtek itu memakai uang pajak dari masyarakat,” terangnya.

Ia juga menekankan agar hasil daripada Bimtek tersebut bisa diterapkan dengan baik pada pelayanan terhadap masyarakat , sehingga tidak terksesan hanya membuang anggaran.

Terakhir, David menegaskan sebagai lembaga yang mengawasi pemerintah, pihaknya selalu melakukan koordinasi terkait program-program yang dilakukan pemerintah.

Baca Juga :   Pemkab Kutim Bakal Tingkatkan Kemandirian Desa Melalui Ekonomi Kerakyatan

“Karena itu tugas kami dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan dan saya rasa kalau soal untuk mengawasi itu harus efektif dan efisien, terutama terkait Bimtek,” tandasnya. (Adv/res)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA