Pemerintah Kutai Timur Maksimalkan Pengadaan Barang/Jasa dengan Produk Lokal melalui e-Katalog

- Redaksi

Rabu, 20 November 2024 - 13:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mengintensifkan penggunaan produk lokal dalam pengadaan barang dan jasa dengan penerapan e-Katalog versi 6, yang diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perekonomian daerah.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendukung UMKM lokal agar dapat lebih berkontribusi dalam pasar pengadaan pemerintah.

Baca Juga :   2023, Pemkab Kutim Bakal Bangun TPU di Sangatta Selatan

“Produk lokal memiliki potensi besar untuk mendukung ekonomi daerah. Melalui e-Katalog versi 6, produk-produk UMKM lokal memiliki kesempatan lebih besar untuk terdaftar dan digunakan dalam proses pengadaan pemerintah,” ujar Masrianto pada Rabu (20/11/2024).

Pemerintah daerah mengungkapkan bahwa keberadaan produk lokal di e-Katalog akan mempermudah instansi pemerintah dalam memilih dan menggunakan barang dan jasa sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kebijakan ini juga mencerminkan keselarasan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Baca Juga :   Banyak Anggaran OPD Lambat Terealisasi Imbas Sistem yang Bermasalah

“Pemerintah pusat juga mendukung penuh upaya ini, di mana produk lokal diutamakan dalam setiap pengadaan. Dengan adanya e-Katalog, proses pengadaan menjadi lebih efisien, transparan, dan terarah,” jelas Masrianto.

Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap dapat menciptakan ekosistem yang lebih produktif bagi pelaku UMKM, sekaligus mewujudkan pengadaan yang lebih efektif dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (ADV)

Berita Terkait

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya
Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru