Kajan Lahang Minta Pemerintah Perhatikan Beasiswa Softskill

- Redaksi

Sabtu, 15 Juni 2024 - 23:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangaatta – Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Kajan Lahang, mengajukan permintaan agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap beasiswa yang mendukung pengembangan softskill. Ia menyoroti bahwa perhatian pemerintah selama ini terlalu terfokus pada beasiswa pendidikan akademis, sehingga pengembangan keterampilan non-akademis seringkali terabaikan.

Menurut Kajan, terdapat banyak anak-anak di Kutai Timur yang memiliki potensi besar dalam bidang non-akademis yang patut mendapatkan dukungan. Ia mencontohkan keberhasilan anak-anak Kutai Timur usia 13 tahun yang berhasil menjuarai turnamen sepakbola Piala Suratin Kap. Prestasi ini, menurutnya, seharusnya menjadi salah satu pertimbangan untuk memberikan beasiswa khusus yang mendukung pengembangan keterampilan mereka.

“Pemerintah terlalu fokus ke akademi. Yang soft skill di lupakan,” ujar Kajan Lahang. Ia menekankan bahwa pengembangan softskill seperti kepemimpinan, kerjasama tim, dan keterampilan komunikasi adalah hal yang sangat penting bagi perkembangan anak-anak dan remaja, terutama dalam mempersiapkan mereka untuk tantangan masa depan.

Kajan berharap pemerintah dapat melihat pentingnya keseimbangan antara pendidikan akademis dan pengembangan softskill, sehingga anak-anak Kutai Timur dapat berkembang secara menyeluruh dan optimal. Beasiswa yang mencakup pelatihan softskill, menurutnya, akan sangat bermanfaat untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang relevan dan berguna dalam berbagai aspek kehidupan.

Dengan adanya pelatihan ini, anak – anak kita diharapkan dapat memiliki keterampilan yang nyata dan dapat diandalakan untuk bersaing guna mendapatkan peluag kerja.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru