![]()
Kutai Timur – Joni Abdi Setia PLT Kadis PU Kabupaten Kutai Timur, dengan tegas membantah isu mengenai adanya “penumpukan” pekerjaan jalan di salah satu desa di Kecamatan Sandaran yang sebelumnya sempat menjadi bahan demonstrasi warga di Kantor Bupati Kutai Timur. Dimana isu yang beredar jika terdapat sekitar 200 paket pekerjaan di salah satu desa di Kecamatan sandaran.
“OPD mana? Kalau desa ya kecil banget ya, Tapi kalau pekerjaan kami pekerjaan besar, tidak mungkin menumpuk ratusan paket di satu desa. Satu paket saja bisa bernilai miliaran, jadi kita tidak mungkin bisa numpuk karena pekerjaannya gede semua ” tegas Joni.
Joni juga mengatakan jika pekerjaan skala besar yang ditangani oleh Dinas PU tidak memungkinkan terjadi penumpukan seperti yang ditudingkan. Menurutnya Jika pun ada paket kecil, kemungkinan besar menjadi kewenangan instansi lain, bukan PU.
“PU itukan pekerjaan besar, kalau mungkin Perkim pekerjaan kecil-kecil, kalau disitu ya, karena kalau di Bina Marga itu jarang sekali PL, dia pekerjaan besar, rata-rata besar, jadi kalau numpuk di PU sepertinya gak ada ya” jelas Joni.
PLT Kadis PU Kutim, juga mengatakan mengenai informasi tersebut kemungkinan adanya kesalahpahaman masyarakat terhadap beberapa pekerjaan jalan terhadap OPD yang menangani pengerjaan proyek tersebut. Joni menyarankan agar bisa dilakukan verifikasi data terlebih dulu sebelum muncul dugaan atau tuduhan yang bisa berdampak pada proses Pembangunan.
Joni berharap masyarakat dapat memahami bahwa proses perencanaan pembangunan dilakukan secara bertahap dan melalui mekanisme lelang yang ketat. (ADV)
















