Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur Tanggapi Pemberian Makanan Gratis

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Kutai timur – Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya Kutai Timur, Mulyono, memberikan tanggapan kritis terhadap organisasi yang terlibat dalam program pemberian makanan gratis di sekolah-sekolah. Mulyono mengakui bahwa meskipun niat dari program tersebut baik, adanya insiden keracunan menimbulkan pertanyaan besar tentang tanggung jawab. “Pemberian makan gratis tadi kan niatnya baik dan bagus, tapi tiba-tiba, mohon maaf, ada yang keracunan. Nah, siapa yang tanggung jawab?” katanya.

Baca Juga :   Poniso Hadiri Acara Pelepasan Anak Didik TK an-Nur

Ia menjelaskan bahwa situasi ini menjadi rumit karena dinas pendidikan tidak mengetahui siapa penyelenggara kegiatan tersebut. “Kita dinas-dinas enggak tahu ceritanya. Kalau tahu, kan belum ketemu saya. Siapa sih orangnya, enggak tahu saya organisasi yang mana?” ungkap Mulyono. Ia menekankan pentingnya laporan dari pihak penyelenggara sebelum melaksanakan program semacam itu.

Lebih lanjut, Mulyono menjelaskan bahwa pemberian makanan gratis ini bukanlah program resmi dari dinas. “Program dari dinas belum ada. Mungkin tahun depan baru ada program, kan program presiden,” ujarnya. Mulyono menginginkan agar informasi tentang kegiatan semacam ini dapat disampaikan dengan jelas kepada dinas terkait untuk menghindari kebingungan dan potensi risiko di masa depan.

Baca Juga :   Disbun Kutim Akan Gelar Pelatihan Penanaman Kakao

“Saya juga senang dengan niat baiknya, tapi penting untuk mengantisipasi hal yang tidak baik. Ini namanya potensi, mungkin saja. Kan sudah ada contoh beberapa kasus sebelumnya,” tambahnya.

Dengan pernyataan ini, Mulyono berharap agar semua pihak yang terlibat dalam program sosial lebih berhati-hati dan bertanggung jawab, sehingga kejadian serupa tidak terulang dan keamanan masyarakat tetap terjaga. Dinas Pendidikan dan Budaya Kutai Timur berkomitmen untuk memastikan bahwa semua program yang dilakukan aman dan memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat. (Adv)

Berita Terkait

Mantan Kadis Ketahanan Pangan Kutim Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Proyek RPU
PGRI Sangatta Utara Gelar Sosialisasi Perlindungan Guru dan Konfercab, 127 Kepsek dan Guru Ikut Ambil Bagian
Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans
DPMDes Kutai Timur Dorong Kerjasama Desa–Pihak Ketiga untuk Optimalkan Potensi Lokal
Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru