Sapto Setyo Pramono Dorong Penanganan Banjir di Sempaja Timur

- Redaksi

Kamis, 21 November 2024 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

SAMARINDA – Masalah banjir di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sempaja Timur, kembali menjadi sorotan saat Anggota DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menggelar reses di wilayah tersebut.

Warga RT 53 secara khusus mengeluhkan buruknya kondisi drainase sepanjang 250 meter yang menjadi salah satu penyebab genangan air setiap kali hujan turun.

Sapto menyebutkan bahwa banjir telah menjadi masalah mendesak yang membutuhkan penanganan cepat, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Baca Juga :   Sapto Setyo Dorong Nomenklatur Resmi PJU dalam RKPD untuk Kelancaran Proyek di Kaltim

“Drainase memiliki peran penting dalam tata ruang kota, khususnya untuk mencegah genangan air dan banjir,” ungkap politisi Golkar tersebut.

Untuk solusi jangka panjang, Sapto telah berkomunikasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Samarinda guna memastikan kesiapan anggaran untuk perbaikan drainase, termasuk saluran yang terhubung ke Sungai Karang Mumus.

Meski begitu, ia mengungkapkan dana baru bisa dianggarkan pada 2026 karena anggaran 2025 sudah penuh.

Baca Juga :   DPRD Kaltim Dorong Digitalisasi untuk Pemerataan Pendidikan di Wilayah Terpencil

“Upaya ini akan kami dorong melalui Musrenbang tingkat kelurahan agar menjadi prioritas pembangunan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Sapto juga menyoroti kebutuhan mendesak di sektor pendidikan.

Dia menerima aspirasi warga mengenai kekurangan ruang kelas untuk SMA dan SMK di wilayah tersebut.

Menurut Sapto, pendidikan menengah merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kaltim, dan ia berkomitmen untuk mendorong pembangunan gedung tambahan.

Baca Juga :   Fuad Fakhruddin Desak Tertibkan Penjual BBM Eceran di Samarinda

“Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Kami akan memastikan kebutuhan ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi,” tegasnya.

Sapto menambahkan, sinergi antara Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menangani masalah banjir dan pendidikan akan menjadi kunci keberhasilan solusi yang diharapkan masyarakat. (adv)

Berita Terkait

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta
Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim
Ronny: Kominfo Kutim Pastikan Dukungan Penuh untuk Kebutuhan Internet Sekolah
Disdukcapil Kutim Tegaskan Pelayanan Administrasi Bebas Gratifikasi dan Tulus Membantu Masyarakat
Sangatta Fiesta Gelar Konferensi Pers Kutim Culinary Fest 2025, Hadirkan Dewa 19 dan Ratusan UMKM
Disdukcapil Kutim Tegaskan Pentingnya Isbat Nikah untuk Tertib Adminduk di Teluk Pandan
Disdukcapil Kutim Tegaskan Isbat dan Administrasi Kependudukan Berdasar Domisili, Bukan semata KTP
Dewa 19 Meriahkan Kutim Culinary Fest 2025 di Sangatta

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:38 WITA

Ambulans Rp9 Miliar Jadi Sorotan, Pemkab Kutim Tegaskan Isu di Media Sosial Tidak Sesuai Fakta

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:17 WITA

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Berita Terbaru

Advertorial

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot

Rabu, 3 Des 2025 - 10:17 WITA