Jimmy: Infrastruktur Jalan Lingkungan di Kabupaten Kutai Timur Belum Tuntas

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2024 - 14:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Anggota Komisi C DPRD Kutai Timur, Jimmy, menyoroti kondisi infrastruktur jalan lingkungan di Kabupaten Kutai Timur yang belum sepenuhnya tuntas. Menurutnya, masih banyak gang yang infrastrukturnya tidak memadai dan perlu perhatian serius.

“Di gang mana saja, banyak yang belum tuntas. Ada yang drainase kurang, ada yang belum tembus,” kata Jimmy.

Ia menjelaskan bahwa meskipun beberapa gang sudah dicor, jalan-jalan tersebut masih belum representatif untuk digunakan karena belum diaspal. Struktur jalan yang kaku dinilai tidak layak digunakan, dan seharusnya menggunakan struktur lentur yang lebih ideal untuk jalan lingkungan.

Baca Juga :   Piter Palinggi Dorong Dukungan Infrastruktur untuk Pelaksanaan Perda

“Setelah dicor, jalan-jalan gang belum representatif untuk digunakan karena belum diaspal. Struktur kaku tidak layak digunakan, yang idealnya struktur lentur untuk jalan,” tambahnya.

Jimmy mendesak pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan infrastruktur jalan lingkungan dengan memperhatikan kualitas dan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang berkelanjutan dan sesuai standar agar jalan-jalan di gang dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh warga.

Baca Juga :   Faizal Rachman Soroti SilPA Dinas PU Kutim

“Pemerintah harus memperhatikan kualitas dan kebutuhan masyarakat dalam menyelesaikan infrastruktur jalan lingkungan. Pembangunan harus berkelanjutan dan sesuai standar,”

Pemerintah seharunya lebih memperhatikan kontraktor yang jadi pemenang pekerjaan, artinya pengawasan terhadap izin dan pengalaman kerja dari kontraktor juga wajib di perhitungkan.

Tujuannya agar dapat diketahui sejauh mana kontraktor tersebut mampu mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan serta kualitas dari bahan dan kualitas dari hasil pekerjaan.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru