Anggota DPRD Novel, Menyoroti Pentingnya Koordinasi Dalam Penanganan HIV dan AIDS di Kutim

- Redaksi

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loading

Sangatta – Novel Tyty Paembonan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Komisi A Kutai Timur (Kutim). Dalam pertemuan wawancara, Novel menyampaikan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam penanganan HIV dan AIDS di Kutim.

“Obat HIV itu sudah ada HIV tablet dan itu gratis, hanya persoalannya nggak ribet,” tuturnya.

Bahwa meskipun obat HIV tablet tersedia secara gratis di puskesmas, stigma sosial dan tantangan koordinasi tetap menjadi masalah utama. Menurutnya bahwa tantangan terbesar seringkali muncul ketika melakukan screening di lokasi yang sensitif, seperti tempat hiburan malam, yang dapat menghambat upaya pencegahan, dalam menghadapi tantangan ini menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan pemeriksaan.

Baca Juga :   Mulyana Minta Pemerintah Daerah Tingkatkan Pendapatan Daerah Selain dari Sektor Pertambangan

“Kedepan mudah-mudahan perda ini juga di dalamnya tercakup artinya koordinasi lintas, jadi kalau misalnya turun seperti itu ada perangkat desa, RT, keamanan supaya nanti dijelaskan dulu,” lanjut Novel.

Menurutnya koordinasi ini penting agar setiap pihak dapat memahami dan mendukung proses screening dengan cara yang tidak menimbulkan konflik. jelasnya. Dengan adanya kerjasama yang baik, diharapkan screening dapat dilakukan secara lebih efektif.

Baca Juga :   Kajan Lahang Wakili Fraksi Partai Nasdem Sampaikan Pandangan Umum Di Paripurna 11 DPRD Kutim

Komitmennya untuk terus memantau dan meningkatkan sistem koordinasi dalam penanganan HIV dan AIDS. Harapannya upaya-upaya ini dapat membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat di Kutim dan mendukung penanggulangan HIV secara menyeluruh dan diselesaikan dengan cepat.

Berita Terkait

Pemerintah Kutim Susun Peta Digital untuk Tutup Blank Spot
RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan
Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN
Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas
Joni Abdi Setia: Pekerjaan PU Skala Besar, Isu Penumpukan Proyek Tidak Benar
Disdukcapil Kutim Terapkan Reward Punishment untuk Tingkatkan Disiplin dan Layani Difabel Lewat Loket Khusus
Disdukcapil Kutim Kawal Verifikasi Isbat Nikah di Teluk Pandan
Fraksi PPP: “RPJMD Tanpa Kepemimpinan Sekda Akan Jadi Dokumen Indah Tanpa Jejak”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 19:20 WITA

Tepis Isu Salah, Pemkab Kutim Tegaskan Rp9 Miliar untuk Pengadaan 40 Ambulans

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:09 WITA

RT Jadi Radar Sosial Kutim: Bupati Minta Data Anak Tidak Sekolah Dilaporkan

Rabu, 3 Desember 2025 - 09:33 WITA

Bupati Bagikan Motor Operasional Untuk RT Teluk Lingga, Simbol Penguatan Akar Pemerintahan Kutim

Rabu, 3 Desember 2025 - 04:01 WITA

Ketika Predator Sungai Bengalon Banyak Menelan Korban: Kutim Siap Bagun Penangkaran Buaya

Senin, 1 Desember 2025 - 03:50 WITA

Kutim Samakan Irama Pendidikan: BOSDA Kini Mengalir ke Madrasah, Tak Lagi Hanya Sekolah Negeri

Senin, 1 Desember 2025 - 03:45 WITA

Satpol PP Kutim Tak Punya Kewenangan Untuk Penegakan Kedisiplinan ASN

Senin, 1 Desember 2025 - 03:39 WITA

Tiga Lembaga, Satu Misi: Cara Baru Satpol PP Kutim Menata Kota Lewat Kolaborasi Lintas Dinas

Jumat, 28 November 2025 - 23:41 WITA

Disdukcapil Kutim Optimalkan Layanan e-KTP di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru